Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
REINKARNASI

REINKARNASI

Ia juga merasa senang melihat Nindia, gadis itu tampak sangat ramah dan sopan. "Maaf, Nindia di dahimu itu tanda lahir atau make up?" tanya Maharani tiba-tiba saat Nindia menyibakkan poninya. Gadis itu meraba dahinya, "Ah, yang di dahi ini tanda lahir, Tante. Itu sebabnya saya tutupi poni," jawab Nindia sambil tersipu.
9.946.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai air mata maharani part 25
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Baca Semua Ulasan
MATI RASA

MATI RASA

Pinta abi Ilyas pada anaknya. Aulya pun melaksanakan apa yang di pinta abinya, dia membuka cadar dan memperlihatkan wajah cantiknya pada Farhan, Pria itu termangu melihat kecantikan Aulya yang dia akui melebihi kecantikan Nadira kekasihnya. "Hmmm... gadis ini sangat cantik, pantas ayah mewasiatkan nya padaku! Kalau begini kan aku tidak seperti membali kucing dalam karung!" Batin Farhan menyeru.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Mahar Untuk Risa

Mahar Untuk Risa

batin Rendi lagi. [][][][]
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Langsung dicarikan bangku dan mempersilakan pria tua yang diketahui bernama Mbah Parjo itu. Pak Bachtiar terlihat gugup luar biasa hingga keluar keringat di sekujur tubuhnya. Sangat kelihatan Pak Bachtiar sangat menghormati Mbah Parjo. Bahkan, Pak Bachtiar tak berani menatap langsung mata orang tua di hadapannya itu. Sementara Cyintia istri Pak Bachtiar masih sibuk melayani para pembeli di kiosnya. Sesekali matanya melirik Mbah Parjo yang ada di sudut kios.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

“Mahapatih Pitar, kamu tidak boleh tergesa-gesa.” Pandangan mata Narendra bergetar, namun dia tetap berdiri sempurna layaknya seorang prajurit yang setia. Kedua telinganya terbuka lebar, siap menampung nasihat apa pun dari Sang Maharaja. “Perempuan ini …. Rengganis, bukan perempuan biasa. Dia tidak seperti istrimu yang terdahulu, mustika merah delima itu buktinya. Selama ini bukankah Nirmala tidak pernah mendapatkan mustika apa pun?”
10157.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai air mata maharani part 25
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

Muncul dari balik pepohonan lebat, 'Maharani' yang telanjang perlahan-lahan menampakkan dirinya. Kulitnya pucat, matanya redup dan tak bernyawa. Dia bergerak seperti boneka mekanik di saat-saat tertentu dan seperti manusia normal di saat yang lain. 'Maharani' mengangkat matanya dan mengarahkan pandangannya pada David yang seketika melangkah mundur. [Menjalin karma dengan Nyi Buntet.]
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Deg! Mata elang ku mulai beraksi, memperhatikannya dengan sangat teliti. Begitu indah ternyata penampakan aslinya. Walau samar-samar karena ruangan yang sedikit gelap, tapi cahaya dari celah ventilasi benar-benar berada di pihakku kali ini. "Dit, kok nggak nyampe-nyampe, sih?" suaranya terdengar lagi, sedikit meninggi, mungkin karena panik.
9.8114.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

"Mata Air Abadi bukanlah genangan air yang bisa diminum untuk menghilangkan kerutan di wajah atau memutihkan rambut yang beruban. Para leluhur kita menulis naskah ini dengan darah dan air mata." Arga menunjuk salah satu baris huruf Kawi yang ia ukir sendiri dua malam yang lalu. "Lihatlah aksara ini. Ini adalah Sangkan Paraning Dumadi. Asal dan tujuan segala yang ada. Mata Air Abadi terletak di tempat di mana ego seorang raja lebur menjadi satu dengan penderitaan rakyatnya. Selama Ratu Bayangan masih mencari keabadian untuk diri sendiri, mata air itu akan tetap tersembunyi. Namun, jika Ratu bersedia menanggalkan topeng Naga ini dan meminum racun yang sama yang diberikan kepada para adipati in
10562 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai air mata maharani part 25
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status