Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus
Bibir wanita di hadapannya ini teramat berbahaya.
"Ya, udah. Jangan lama-lama. Kamu harus pulang, istirahat lagi, Sayang. Kalau udah dapat gaunnya, kita pulang, ya. Mama nggak mau Dhava marah." Maharani memeriksa pergerakan jarum jam di tangannya.
Seolah belum puas menyiksa Diana, Renita lantas menggelayut manja pada Maharani. Jari telunjuknya mengacung. "Ma, di atas ada apaan, ya? Aku mau lihat!"