Kronik Negeri Nusa
Setelah mengatur nafas, pendeta Ghana bertanya, "Kali ini, mimpi tuan putri seperti apa?"
Antari mengerjapkan mata cokelatnya dan perlahan berdiri dengan Nattari yang masih memegang tangan mungilnya. Para tabib berusaha memberinya air yang sudah berisi ramuan herbal, "Aku tidak haus!" Antari terdengar membentak, yang membuat Maharatu memberi isyarat menyuruh para tabib dan Midah pergi, sehingga di ruangan hanya tersisa dirinya, Antari, dan pendeta Ghana.
Bab Populer