Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

"Kalau diperhatikan baik-baik, matanya itu... mirip orang luar negri, coklat tajam tapi sedih. Saya jadi kasihan sebenarnya." "Kasihan?" Maheswari yang datang, mengerutkan kening. "Bagaimana bisa kasihan lihat kelakuannya bikin orang spaneng gitu? Siang udah bikin aku basah kuyup, sekarang bikin kelurga ini malu." Bu Wagini menepuk lembut bahu Maheswari. "Sudahlah, Bu. Nasi sudah jadi bubur. Sekarang tinggal bagaimana menjaganya supaya tidak basi."
105.7K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
Mahar Rahasia Tukang Kebun

Mahar Rahasia Tukang Kebun

jawab Arumi memberikan alasan yang logis. Mereka berdua mulai memperhatikan layar monitor. Rekaman menunjukkan sebuah motor matic berhenti di depan pagar rumah. Pengendaranya menggunakan jaket hitam gelap helm dengan kaca penutup yang sangat rapat dan masker sehingga wajahnya sama sekali tidak terlihat. Orang itu menyerahkan paket kepada satpam dengan gerakan yang sangat cepat lalu segera memutar balik motornya dan pergi begitu saja. "Pak apa Bapak bisa perbesar bagian pelat nomor motornya" pinta Arumi.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Maharani ingin memastikan image keluarganya terlihat sempurna di acara bergengsi ini, sebuah kesempatan networking yang tidak boleh dilewatkan, tanpa menyadari penderitaan yang ia timpakan pada suaminya. Maharani, mengenakan gaun desainer yang harganya melampaui seluruh aset kecil Ajeng, berjalan dengan anggun, matanya menyapu ruangan, menghitung koneksi dan potensi bisnis. Di sisi lain, Ajeng, Rita, dan Tari, meskipun mengenakan pakaian terbaik yang bisa mereka dapatkan, terlihat kaku dan cemas. Mereka seperti ikan air tawar yang tiba-tiba dilempar ke lautan. Maharani mengabaikan mereka, hanya sesekali memberikan tatapan tajam yang mengingatkan mereka untuk menjaga sikap. Namun, di antara s
101.6K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

Kemari jangan malu-malu,” panggil Barlder melambaikan tangan ke arah perempuan yang tersenyum manis. Perempuan muda itu bernama Aloria Albiano. Anak yang pemalu, cantik, dan ramah. Dia penyihir seperti Arthur dan Angellia. Arthur terpesona, menyadari ada perempuan manis dan cantik dihadapannya. Mereka saling beradu tatapan dan tersipu malu. Aroon mengerutkan dahi dan menggelengkan kepala. Lalu menyikut anaknya agar menjaga pandangannya. Leo sangat mengagumi keunikan pasangan suami istri itu. Membayangkan, pasangan yang memiliki kekuatan luar biasa. Disatukan dengan cinta dan pernikahan. Leo hanya tersenyum simpul dan membayangkan kisah cinta orang tuanya. Sepintas dia mengingat ayahnya, kala
102.2K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Iris mata biru itu, jelas sekali menyatakan bahwa dia seorang wanita bule, tetapi muslim. "Enggak, Nak. Saya baik-baik saja," sahutnya menatap Marwa dengan tatapan penuh makna. 'She is so beautiful.' "Ngomong-ngomong, Ibu mau ke mana? Kenapa perginya sendirian saja dan melewati jalan yang sunyi seperti ini?"
5.712.8K viewsOngoingAdded to Library 333 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Tenyata jiwa kepo Mbak Rumi tak bisa diredam meski pun melihat majikannya sejak tadi diam untuk menenangkan gejolak hatinya. “Cinta emang buta, kan, Mbak?” Mentari menjawab asal setelah jantungnya perlahan aman. “Tapi, apa iya sebuta itu?” Mbak Rumi mengetuk-ngetuk telunjuk di pelipisnya. “Apa setiap kalian akan berhubungan Ibu menyuruh mantan suami memakai topeng? Atau ibu yang memakai penutup mata merah seperti Ratu Gandari di kisah Mahabharata?”
9.81.1M viewsCompletedAdded to Library 30.1K Times as air mata maharani part 25
Show Reviews (184)
Read
+Library
No6el
alhamdulillah TANPA BERBELIT-BELIT PANJANG LEBAR KAYAK SINETRON AKHIRNYA MENTARI MENGATAKAN SOAL PERKATAAN RATRI, TINGGAL SEBUT RATRI AJA & AKHIRNYA SAM TAU KUALITAS CALON ISTRINYA SI RATRI HOREEEE..mkasih banyak kk Rose, ini yg paling ak suka darimu, sat set sat set selesai & angkat masalah baru lg
Ning Smarni
menurutku, wanitq yg hidup terzolimi dari masih kecil & penurut,santun,sayang ortunya, ending hidupnya menjadi baik,kaya,tajir melintir, memdapat pasangan yg baik pula. kalo dicerita ini hidupnya makin miris,bagiku penulis ga liat ayat dlam al qur'an : wanita yg baik, bagi laki2 yg baik pula..........
Read All Reviews
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Aku tak sanggup melihatnya,' Matanya terpejam kuat bibirnya ia gigit hingga mengeluarkan cairan merah, menahan sakit yang luar biasa di dalam sana. "Air mata ini terlalu berharga untuk sekedar menangisi pria brengsek itu. Dan bibir ini sungguh indah tak boleh ada noda di sana, Allah akan sangat marah ciptaanNya telah di rusak." Lirih suara itu, begitu lirih dan menenangkan. Uluran tangan yang menghapus semua keluh kesahnya yang seketika terangkat hilang entah kemana.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
MENIKahi ARJUNA

MENIKahi ARJUNA

Cecaran pertanyaan Menik pada Arjuna itu terhenti oleh suara panggilan. "Nik!" Naryo memanggil Menik dan menarik tangannya agar sedikit menjauh dari Arjuna. "Siapa dia? Kenalan kamu" Tanya Naryo pada Menik. "Iya." "Nggak." Menik dan Arjuna menjawab bersamaan. Membuat Naryo mengerutkan keningnya tidak suka. "Maaf saya nggak kenal sama Mbaknya ini," Arjuna berniat pergi dari hadapan Menik.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as air mata maharani part 25
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status