Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Jujur Pulung bingung. Lagu terus berputar. Mengarak pada bait-bait berikutnya. Yang dalam benak Pulung, bahwa membahagiakan sekali dicintai dan mendapatkan cinta yang berbalas. Itu lebih dari apa pun yang ada di dunia ini. Seolah-olah apa yang kita mau sudah tercapai dalam satu kali genggaman. Aku akan menjadi tentaramu Berjuang di setiap detik di tiap harinya untuk impianmu, Sayang
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

Aku Bukan Menantu Impian Part 21. Ipah ingin cerai. Pagi yang dingin, tanah masih basah bekas guyuran hujan semalam. Walaupun tidak terlalu deras , bahkan hanya berupa gerimis, tapi gerimis semalam terjadi lama. Hingga udara terasa sangat dingin. Hari baru saja lepas subuh. Suasana nampak masih gelap, mungkin karena kabut.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Dinikahi Putra Kiai

Dinikahi Putra Kiai

~Novita_A12~ “Ku putuskan satu impian Aku ingin jadi hafiz Qur’an Ku akan bertahan Walau sulit melelahkan Allah beri aku kekuatan Ku impikan Sepasang mahkota Ku berikan di akhirat kelak Sebagai pertanda Bahwa kau sangat ku cinta Aku cinta engkau karena Allah Reff: Ku cinta Ummi Ku cinta Abi Ku harap do’amu Selalu dalam hati Berharap bersama Di surga-Nya nanti I love you Ummi I love Abi I love my family
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Bukan Pasangan Impian

Bukan Pasangan Impian

“Katakan apa yang harus aku lakukan sekarang, penantian selama delapan tahun nampaknya akan berakhir sia-sia.” “Kamu di mana sayang?” tanya Aris sembari menatap langit biru di atasnya. Sejak kepergian Anya ke luar negeri, harapan Aris masih sama hingga sekarang. Inginnya hanya melihat Anya kembali dalam keadaan baik-baik saja, lalu melanjutkan mimpi untuk hidup bahagia bersama. Aris masih mendongak menatap langit, netra matanya menangkap dua ekor burung yang terbang bersama, seolah meledek Aris yang masih sendiri sampai saat ini.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Betty da Jogja

Betty da Jogja

“Gini Mam, selama beberapa hari ini aAku sangat penasaran dengan orang yang telah menulis puisi ini.” Andre menyerahkan satu lembar kertas yang berisi puisi. Sengaja dia men-scan halaman pertama notes itu, berharap Imam tidak akan curiga dengan rencana sesungguhnya. Imam pun kemudian membaca puisi yang tertulis pada kertas tersebut. “Maaf Pak. Ada apa dengan puisi ini?” “Aku tertarik dengan puisi itu. Meski terlihat sederhana, tapi membuat aku terkesan. Tapi sayang aku tidak tahu siapa penulisnya.”
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Pernikahan Gadis 100 Juta

Pernikahan Gadis 100 Juta

Rona berbicara di dalam hati, menutup mata kemudian memikirkan hal-hal baik yang akan menimpanya hari-hari esok. Matahari semakin menanjak, menaiki langit dengan sedikit rasa malas sebab awan menutupi sebagian wajahnya, Maven tak begitu peduli dengan cuaca hari itu, ujian tengah semester yang sedang ia lalui banyak menyita pikirannya, jawaban yang ia tulis di kertas ujiannya membuat ia bingung tak terkendali, perihal soal bahasa indonesia yang menginginkan ia membuat sebuah puisi dengan tema cinta akan tetapi jari-jarinya bahkan tak dapat menuliskan satu kata pun, ia bahkan menulis puisi sedih yang tak berujung, rasa kesal pada dirinya sendiri ia lampiaskan pada kalimat singkat pada puisinya
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Melalui hamba-Nya yang sedang dalam penantian Dan, Keajaiban yang ku tunggu untuk mendapat sekilas saja kebahagiaan Tak berarti apa-apa untuk ku sambut dengan senyuman Dan untuk ku nikmati sisa waktuku bersama mutiara dalam lamunan Dan, Kaki ini telah lelah untuk melangkah Saat ku tahu kau sulit berubah Dan, Pikiranku mulai berbenturan Rinduku penuh kekacauan Saat aku tahu Penantianku di ambang penyesalan Dan saat aku tahu Pinangan yang kau janjikan Tak jua Tuhan gariskan Dalam sebuah takdir yang begitu dalam penantian Dan, Sisa impian dengan lambungan harapan yang menjulang Untuk ku dapatkan cinta yang begitu ku agungkan Dari seseorang yang selalu dalam penantian
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Padahal pagi tadi dibersihkan. Rintik demi rintik turun berlahan. Suaranya mulai membuat hati nyaman. Kalau sudah begini, ada inspirasi dalam menuliskan puisi tentang cinta. HUJAN DAN DIA Melalui rintik hujan Ada sesuatu dalam pikiran Mengenang kisah tak terlupakan Telah terukir dalam ingatan Kita yang dahulu selalu ada Kini sirna bahkan tiada
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

"Pendaran purnama menerpa kamar Terbayang dinginnya halaman luar Menerawang terpana terang rembulan Menunduk terindu kampung halaman." "Berjudul 'Rindu dimalam sunyi' karya dari Li Bai pujangga legendaris." Cukup memudahkan aku! Ah suasana ini membuat aku semakin semangat saja.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai puisi impian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status