Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Snake memutar balik pikap di ujung hanggar tepat ketika tiga pukulan palu menghantam sisi bak belakang truk. "Jauh, ya?" kata Snake. Kedua pria itu saling berbagi senyum penuh adrenalin. *** "Pesawat yang mana?" tanya Jack melalui speakerphone. Highlander-nya melesat di samping Jeep. "P-750," kata Khaled. "Pesawat kedua yang akan lepas landas." "Tertulis terjun payung di badan pesawat?" "Ya."
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

Seperti mereka hanyalah pion dalam permainan besar yang belum mereka pahami sepenuhnya. Tiba-tiba, pesawat itu terguncang. Guncangan keras menyentak mereka, membuat Alan seketika terbangun dari pikirannya. Dewi langsung meraih gagang senjatanya, Crimson Scythe, dan Thomas sudah siap dengan senapan Phantom Rifle-nya. “Penerbangan stabil kembali. Tadi hanya turbulensi,” kata Alan, memeriksa instrumen di pesawat. Namun, meskipun turbulensi itu sudah lewat, suasana tegang tetap melingkupi kabin.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Yang Abadi

Pernikahan Kontrak Yang Abadi

"Ah.. Maksudnya,aku tadi memperhatikan warna bajumu. Sungguh ini kebetulan saja. Sudah! Tidak usah dibahas lagi.' Arpha kalah telak, akhirnya memilih untuk diam. Sementara Melinda melengos. Memilih memalingkan wajahnya ke sisi ke arah jendela. Bunyi Sirine tanda Pesawat akan lepas landas menggema! Para penumpang diharapkan untuk berpegangan dengan kuat saat Pesawat mulai mengudara. Pesawat mulai bergerak dan meluncur meninggalkan Bandara. "Ya Tuhan!" Melinda memekik, saat merasakan tubuhnya seperti hendak terjengkang ke belakang.
1043.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

puji Lala lagi, kali ini disertai tatapan yang mungkin lebih jeli. "Terima kasih, Instruktur Lala," jawab Xander, menanggapinya dengan nada formal, namun ada sedikit kilatan kemenangan di balik senyumnya. Tak ada yang tahu rahasianya dengan sistem dan toko di sistem miliknya. Setelah beberapa putaran di udara, akhirnya pesawat Piper PA-28 itu mendarat dengan mulus di landasan. Tepuk tangan terdengar dari para instruktur dan beberapa staf yang menonton dari kejauhan.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status