Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pusaka Warisan Empu Herbal

Pusaka Warisan Empu Herbal

Pria pemberontak itu meronta-ronta, meneriakkan sumpah serapah yang semakin lama semakin menjauh seiring langkah menyeret para penjaga menuruni tangga panggung ritual. Gatra mengembuskan napas panjang, memijit pelipisnya yang berdenyut penat. Layar virtual di retinanya berkedip pelan, menampilkan teks hijau tenang: [Sistem Pemulihan Regional: Stabil. Ancaman Utama Telah Diamankan.]
10430 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

tanya salah satu pengawas, nada suaranya terdengar gugup. “Suara biasa. Kau tahu setan darah selalu membuat keributan sebelum menerima korban,” balas yang lain sambil menuang arak. “Tapi rasanya makin dekat. Apa kita benar-benar aman?” pria pertama tampak gelisah, matanya melirik ke arah kegelapan. “Selama kita beri dia apa yang dia mau, kita aman. Dua orang sudah dikurung, tinggal menunggu waktu untuk mengirim mereka,” ujar pria ketiga dengan dingin.
9.860.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Duda Bucin

Jerat Cinta Duda Bucin

Membuka jasnya lalu memakaikannya pada Sussana. “It’s okey, kamu aman sekarang. Maaf, karena aku tidak berhasil menjagamu,” ujar Akbar sambil merengkuh Sussana yang sudah terisak sejak tadi. Akbar mengelus pelan punggung Sussana untuk memberikan ketenangan.
9.8179.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

He Sura berdiri diam. Matanya sangat gelap. Tidak ada amarah yang meluap. Tidak ada ledakan aura. Namun tekanan yang keluar darinya justru lebih mencekam daripada sebelumnya. Seperti samudra tenang sebelum badai maha dahsyat. Chan Si memegang lengan bajunya lebih erat, merasakan perubahan He Sura. Sen Butao dan Si Yening bahkan tidak berani bernapas terlalu keras.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Mantan Jadi Suami

Mantan Jadi Suami

Suara Aiden meninggi, penuh tekanan yang membuat suasana mendadak tegang. "Aku hanya menurutimu, kau memintaku untuk detail tanpa ada yang terlewat" suara Sera tak kalah tinggi Aiden menarik nafas pelan, menenangkan dirinya, ia terbawa perasaannya sehingga membuat suasana tidak kondusif "Baiklah, maafkan aku, sekarang lanjutkan" Aiden kembali berucap tenang sambil memaksa senyumnya
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan CEO Dingin

Menjadi Tawanan CEO Dingin

Suaranya memang pelan, tetapi terdengar penuh dengan amarah. Aura tidak bisa mengerti cara berpikirnya Serra dan Ghea yang selalu begitu bodoh dan terus terang. Dia pun ikut berjongkok dan menatap Serra dengan mata yang tetap terlihat berkilau meskipun dalam cahaya yang redup. "Kamu bilang apa? Sekarang kamu ini tahanan, apa yang perlu aku takutkan?" Serra menggertakkan giginya dengan keras. "Nggak perlu sok di depanku, padahal kamu bisa tangkap aku karena bantuan pria. Kalau nggak ...."
9.8348.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.8K kali sebagai suasana mencekam
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
risma iran&gavin
brp bln ngikutin cerita novelmu dn rela top up brp x krn cerita novelmu bagus banget..eeehhh endingny gantung ga jls tamat..minimal aura dn jose saling terbuka menyatakan perasaan cinta dn ga jd cerai gitu..piisss aahh
Cantik
Camelia, sudah 2 hari tidak update. Ceritanya belum selesai, tidak kah kamu mau melanjutkan? beberapa penulis lain berbicara kepada pembacanya, apa kamu juga mau berbicara pada kami? Apa kamu baik-baik saja, Camelia?
Baca Semua Ulasan
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

Transisi suasana berubah halus dari ketegangan ke ancaman tersembunyi, seolah udara menjadi lebih berat. “Jadi… sebelumnya mereka bermain petak umpet dengan kita di dalam kabut?” Murphy bersuara lagi, tapi suaranya kali ini terdengar lebih tegang. “Sepertinya mereka tidak pandai bermain…” Laila menggenggam erat lengan Sarah. Tangan kecilnya gemetar.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Hanya senyum samar—senyum yang lebih mirip janji akan pertempuran yang belum selesai. Suasana ruang tengah itu kian mencekam. Sekar menunduk, wajahnya pucat, sementara Arya menggenggam erat tangannya agar ia tetap tenang. Bu Slamet sibuk membereskan baki kosong dengan tangan bergetar, pura-pura sibuk padahal hatinya kalut. Di tengah ketegangan itu, Pak Surya perlahan bangkit dari duduknya. Tubuhnya tegap meski usia telah menua, suaranya dalam dan tenang—milik seorang ayah yang pernah mengatasi banyak badai.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti 1 Milyar Untuk Anak CEO

Ibu Pengganti 1 Milyar Untuk Anak CEO

ujar Barata, suara seraknya menambah ketegangan yang semakin tak terkendali. Wajah Barata berubah tegang "Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi," gumamnya dengan suara serak, mengendalikan emosi yang hampir meledak. Leo memandangi Barata, merasa suasana semakin mencekam. "Apa maksud Pak Barata? Ada yang salah dengan Arumi?" tanya Leo, mencoba menenangkan situasi yang mulai tak terkendali.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Suara itu sangat halus, hampir tak terdengar jika bukan karena keheningan malam yang pekat. Baskara tidak menunjukkan kepanikan. Tubuh tegapnya tetap bergerak santai, seolah-olah ia tidak menyadari adanya bahaya yang mengintai. Namun, seluruh otot di tubuhnya seketika menegang, siap meledak dalam aksi kapan saja. Tensi merambat naik secara perlahan, membuat atmosfer di halaman belakang itu terasa mencekam.
1047.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status