Ini menarik karena 'Aku' dan 'Bintang' sebenarnya bisa merujuk ke banyak karya berbeda, jadi aku biasanya mulai dengan contoh yang paling kuat dulu: puisi 'Aku' karya Chairil Anwar — yang sering disebut-sebut sebagai salah satu ikon puisi Indonesia — muncul sekitar 1943. Aku ingat saat pertama kali mempelajarinya di sekolah, guru kami menekankan bagaimana puisi itu lahir di tengah pergolakan zaman, jadi tanggal sekitar 1943 sering dipakai sebagai acuan kapan puisi itu pertama kali dipublikasikan atau dikenal luas.
Kalau soal 'Bintang', aku selalu berhati-hati karena judul itu super umum — ada lagu, puisi, cerpen, dan novel berjudul 'Bintang' di berbagai era. Jadi untuk memberi kepastian, aku biasanya cek katalog perpustakaan nasional, WorldCat, atau halaman penerbit. Misalnya, jika yang dimaksud adalah sebuah lagu modern berjudul 'Bintang', tanggal rilisnya tercantum di layanan musik digital dan laman label. Kalau itu adalah buku atau puisi, metadata ISBN atau edisi pertama di perpustakaan akan memberi tanggal terbit asli.
Secara praktis, kalau kamu ingin jawaban pasti: sebutkan apakah 'Bintang' yang dimaksud lagu, puisi, atau buku. Namun kalau acuan umum, ingat bahwa 'Aku' (Chairil Anwar) berkaitan dengan 1943, sementara 'Bintang' harus ditelusuri berdasarkan karya spesifiknya — dan aku paling suka cara ini karena jadi alasan bagus untuk menyelami katalog-katalog lama dan menemukan edisi pertama yang kadang menyimpan catatan menarik tentang konteks penerbitan.