Istri Muda
Tidak ada yang bisa menjamin, saat lelaki dan wanita berada di atas kasur yang sama, di antara alunan rintik hujan seperti ini.
Kiya duduk di atas ranjang dengan pandangan kosong dan hampa. Pintu kamar tidak ia kunci, begitu pun pintu depan, ia berharap sang suami kembali ke rumahnya malam ini, walau kemungkinannya hanya satu persen. Matanya berair. Kiya mengusap ujung matanya dengan jari tengah, lalu mematut diri di cermin. Garis lengkung bibirnya tertarik ke atas. Kita tertawa pelan. Lebih tepatnya menertawakan dirinya sendiri. Sungguh tidak akan ada wanita yang benar-benar ikhlas berbagi cinta suaminya pada wanita lain. Apalagi, wanita itu jauh unggul darinya.
Kring
Hot Chapters