Godaan Panas Tetangga Baru
Ia terus menatap Fara, tak bisa melepaskan pandangannya dari wanita yang begitu memikat itu.
Fara menyeringai, merasa semakin yakin bahwa malam ini adalah miliknya. Tanpa mengalihkan pandangannya dari Arman, Fara mendekatkan wajahnya, jarak di antara mereka hanya beberapa inci. Tubuhnya bergerak sedikit lebih dekat, memberi tanda bahwa ia tidak keberatan jika kedekatan itu lebih terjalin. "Malam ini, kita tidak butuh terlalu banyak bicara," ujarnya, suara itu pelan, hampir berbisik. "Aku hanya ingin bersenang-senang," kata Fara sambil menyentuh dagu Arman dengan ujung jarinya, dengan sengaja meninggalkan jejak hangat di kulitnya.