Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas
Read
+Library
ANNORA

ANNORA

Kamu adalah kata hati yang tidak pernah disetujui oleh langkah kaki. –Annora ***** Gema sedang asik bermain Play Station di ruang tengah apartemennya sendirian. Sebenarnya, tadi Devan mengajaknya untuk sekedar nongkrong di cafe, tapi dia menolak karena ingin istirahat saja usai membuat poster untuk Pensi diruang jurnalistik tadi.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as another
Read
+Library
Anneth

Anneth

Hotel Pandawa. 09.30. Anneth menatap layar laptop lekat-lekat yang ada di hadapannya sambil jari-jemarinya sibuk menekan tuts-tuts keyboard. Sesekali Anneth memalingkan wajahnya ke arah buku tulis polos yang tergeletak di samping laptop sambil tetap mengetik tanpa henti. Di ujung meja dekat dengan wadah, tempat pena dan alat tulisnya lainnya diletakkan terdapat gelas kaca berisi air putih yang bagian atasnya ditutup dengan penutup gelas tampak masih terisi penuh, belum berkurang sedikitpun. Rupanya, Anneth belum menyentuh sama sekali gelas itu apalagi menyesapnya. Perhatian Anneth yang semula berpusat pada laptop sedikit terganggu saat sebuah notifikasi pesan berbunyi. Jari-jemarinya yang se
3.4K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as another
Read
+Library
Persona

Persona

"Aku..." ***
106.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as another
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfan memarahiku >> Di aula akademi Arkenus tuan Arfan sedang memperkenalkan sistem belajar di akademi itu dan apa saja yang akan mereka pelajari. Tuan Arfan menunjukan sebuah kertas tentang tingkatan militer dari yang paling tinggi sampai tingkat dasar. -Jendral = tingkat militer paling tinggi di kerajaan ini -Letnan -Mayor -Kapten -Prajurit satu -Prajurit dua
102.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as another
Read
+Library
ANATASYA

ANATASYA

Titt titt Suara klakson dari arah belakang memberhentikan langkah Ana. Ana menoleh dan mendapati, "Gue cariin di tempat kerja lo, eh lo nya gak ada." ucap Rendra seraya turun dari atas motornya. "Ngapain repot-repot ke sini?" tanya Ana. "Gak repot. Kalo itu menyangkut lo." jawab Rendra. Dia menyerahkan helmnya kepada Ana.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as another
Read
+Library
Another day

Another day

tanya nya lagi. "Hah? Ahh iya aku baik-baik saja," jawab Alea. "Sepertinya kamu anak baru ya? Kelas berapa?" tanya pria tampan itu. "Hehe iya kak, kelas 11." "Oh selisih satu tahun kita ternyata. Kenalin aku Arga dari kelas 12," ujar kakak kelas itu sambil mengulurkan tangannya pada Alea. "Aku Alea," jawab Alea sambil tersenyum.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as another
Read
+Library
Memory

Memory

Suara Amanda ikut menyemarakkan dunia pagiku. "Sayang, kamu lihat kaus kakiku warna abu-abu?" canda Aksara, tergelak. Aku memutar kedua bola mataku. Oke, mari dicari seragam sekolah, bandana hitam dan earphone. *** Ponselku berbunyi, nomor yang tidak aku kenal. Aku mengabaikan panggilan dan meneruskan menyetrika pakaian. Aku memutuskan tidak menambah ART. Hanya Lenni dan Bik Sumi. Ponselku berbunyi lagi. Mungkin penting.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as another
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status