Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RESTU

RESTU

《 ℒí◊ᥒ ℚᥙᥱᥱᥒ ི ྀྀ》 @Yo_yos WOIIIII PIPIPIPIPIPIP BANGOONNN KALIANNNN BANGOONNNNNNNNN KEBENARAN MACEM APEKAH NIIII SAIA BOSS BANGUN LEBIH AWAL DARI TUYUL TUYULNYAAAAAAAAA BANGOOOOOOOONNNNNN @go_dzilla Lu ngetoa pagi pagi ngapain?, nge toa tuh di masjid sana!!
2.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as from home
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

tanya Nick setelah turun ke pemukiman. “Pucallpa, aku punya rumah kecil tak terawat.” Setelah menempuh jarak yang membuat lemas seluruh tulang sendi, akhirnya mereka tiba di hunian Mehmet. Mehmet menekan layar kecil pembaca sidik jari, gerbang berwarna hitam kemudian terbuka secara otomatis. Rumah minimalis dengan konsep modern itu tampak rapi dan bersih dalam kacamata Nick. Mereka akan beristirahat dan membangun mental di sini, setidaknya sampai tenaga mereka pulih. Nick melirik sekilas Mehmet yang sibuk mengelus wajah barunya. Wajah yang ditumbuhi brewok lebat itu tampak maskulin jika dipadukan dengan kemeja yang rapi. Kelopak mata Nick kemudian menguncup berangsur-angsur.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as from home
Read
+Library
Handa

Handa

Entah karena tubuh Handa yang memang mempesona ataukah sang perancang yang begitu hebat hingga baju rancanganya mampu membuat pemakainya tampil nyaris sempurna. Mobil Satria memasuki perumahan untuk kelas menengah di pinggiran kota, lalu berhenti di pekarangan rumah dua lantai. Satria membunyikan bel rumah, tak lama kemudian pintu terbuka. Hanin muncul dari balik pintu dan segera menyambut Satria.
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as from home
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesourser
Syukur kenek bus berteriak-teriak agar penumpang seperti model Sharon sadar bahwa mereka telah sampai di Halte yang mereka tuju. Sharon membuka matanya lalu segera turun dari bus. Ia berjalan gontai menuju rumah yang tak jauh dari halte. *** Sharon memasuki rumah yang cukup luas yang bergaya klasik. Ia menghempaskan dirinya di sofa empuk yang terletak di ruang tengah. Hari ini memang cukup melelahkan. Bahkan ia lupa bahwa ia belum makan siang. Pantas saja ia tidak bisa berfikir jernih.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as from home
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Ans189128
Ervin masih menatap kosong pada layar televisi yang menampilkan daftar layanan yang disediakan hotel dan ke mana ia bisa menghubungi jika membutuhkan layanan mereka—fitur otomatis yang langsung nyala begitu card key dimasukkan ke dalam tempatnya di dinding dekat pintu untuk mengaktifkan electricity di dalam kamar. Tiba-tiba indra pendengarannya menangkap suara percakapan dari depan pintu. “Lagi apa Arla? Nelepon orang? Atau ada orang yang ngajak dia ngobrol?”
1039.0K viewsCompletedAdded to Library 896 Times as from home
Read
+Library
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Kini Tiara berdiri di antara mereka, tersenyum tipis, matanya kosong. Di sudut bawah foto, ada tulisan yang belum pernah ada sebelumnya: > “Rumah sudah lengkap.” Zaki menjatuhkan foto itu, terengah-engah. Ia meraih ponselnya, tapi layar yang retak hanya memantulkan wajahnya sendiri… dan di belakangnya, bayangan rumah nomor tujuh samar-samar terlihat, meski ia tahu ia berada jauh dari gang itu.
10846 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as from home
Read
+Library
TAKE ME HOME

TAKE ME HOME

Bunyi lonceng pintu kafe, saat ada orang masuk atau keluar kafe. Saat aku tiba di rumah, semua pintu terbuka dengan lebar, padahal sudah kukunci. Kemudian aku masuk, tampak sangat berantakan. Kertas di mana-mana. Kursi dan meja kayu berantakan. Semua barang berserakan di atas lantai. Tanpa sengaja, aku melihat kamarku terdapat tulisan merah di temboknya. Tulisan tembok itu mengatakan,
103.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as from home
Read
+Library
Home

Home

--- "I let my heart close and I know it's not the right thing to do. But I'm afraid, afraid of what could happen if i let you enter my home." quotes by floribel. ---
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as from home
Read
+Library
Rumah Lavender

Rumah Lavender

"Beliau udah lama kerja sama keluarga kita untuk mengurus ladang lavender di belakang." Ah, iya. Begitu lamanya tak ke sini, aku nyaris lupa bila di belakang rumah ada ladang lavender seluas lima hektar. Ladang itulah yang membuat rumah ini bernama 'Rumah Lavender', seperti yang tertulis pada plang di depan jalan masuk tadi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as from home
Read
+Library
REUNI

REUNI

Begitu dia melewatiku, aku menutup pintu dan menyusulnya yang sudah berjalan lebih dulu. "Kamu tinggal sendiri di sini?" tanya Tama sembari mengedarkan pandang mengelilingi setiap sudut apartemenku. "Iya. Dari dulu aku sendiri." Apartemen berukuran enam kali delapan meter ini memiliki satu kamar tidur dan satu kamar mandi yang terletak di dekat pintu masuk. Di balik dinding kamar mandi ada living room dengan satu sofa panjang serta sebuah LED yang menggantung di depannya, sejajar dengan balkon yang memiliki sliding door kaca transparan dan dapur yang tepat berada di sisi kamar. Kamarku terletak di sisi kiri berhadapan dengan sebuah partisi yang berfungsi sebagai pembatas antara pintu kelua
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as from home
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status