Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta & Persahabatan

Cinta & Persahabatan

Jawab ibu ku dari arah ruang makan. Rumah kami bukanlah rumah yang besar tapi cukup nyaman untuk ditinggali 4 orang anggota keluarga , di lantai bawah begitu membuka pintu depan kamu bisa langsung melihat ada ruang tamu kecil yang merangkap sebagai ruang keluarga dan ada kamar mandi yang biasanya digunakan untuk tamu yang datang mampir sebentar jika membutuhkannya , ada TV LED 32inc tergantung dengan meja kecil di bawahnya , meja kecil berisi buku-buku bacaan ayah kami. Di ruangan berikutnya ada ruang makan yang bisa langsung terlihat dari arah ruang tamu , ruang makan hanya berisi 1 meja berbentuk persegi terbuat dari kayu jati lengkap dengan 4 kursi yang juga terbuat dari kayu jati asli. D
105.4K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as family
Read
+Library
Choice

Choice

“Nggak mau. Papamu nggak punya jiwa mancing. Masa mancing nggak sabaran. Bukannya nungguin dapat ikan malah beli ikan terus dibakar, makan deh sama sambel terasi.” “Si Jutek, mah, kelakuan memang absurd. Sama kayak anaknya.” “Kalian memang sama-sama absurd.” Fadil membenarkan. “Ma, sudah mau jam sembilan, pulang, yuk.” Keluarga Silva pamit pulang. Fadil memeluk Reihan dan mendoakan semoga cepat dapat jodoh. Nani dan Adam juga pamit. Maya menolak diantar mereka karena tidak searah jalan pulang.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as family
Read
+Library
FANS

FANS

Andai Nara bisa menjodohkan Ken dengan Dita, pasti Ken tak akan jadi sadboy lagi. "Eh jangan. Keenakan Dita. Udah, dia sama Adit aja biar ibuk bisa besanan sama Bu Yuyun," gumam Nara dalam hati sambil tersenyum jahat. Omong-omong soal Dita, Nara akhirnya sadar telah melewatkan satu hal, yaitu keluarganya. Keluarga cemara yang nasibnya tak seberuntung dirinya. Keenakan jadi orang kaya sampai lupa memikirkan nasib ibu dan adiknya. Nara ingin melihat keadaan mereka, ia bersumpah akan membuat perhitungan kalau sampai Niki menyusahkan hidup keluarganya di rumah.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as family
Read
+Library
Fake

Fake

Baik Andin maupun Banuska jarang sekali menelpon Laura bahkan tidak pernah menanyakan kabar Laura sekalipun jika bukan Laura yang menceritakan semua aktivitasnya di sekolah kepada kedua orang tuanya. “Huft, mungkin bunda lagi sibuk,” gumamnya sedih. Gadis itu langsung mencari kontak bernama kak Gino—kakak laki-lakinya yang tinggal di luar negeri, dia melirik jam tangan melingkar di tangannya. Pukul 5 sore, setidaknya waktu di sana belum terlalu larut untuk kakaknya tidur lebih dulu. Di dering ketiga telpon diangkat. Laura mengukir senyum kecil tak urung matanya mulai berair. Betapa rindunya dia pada orang-orang terdekatnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as family
Read
+Library
Memory

Memory

Dia berlari kecil menuju mobilnya. Aku mengunci pintu, kembali ke dapur, membersihkan meja dan mencuci piring. "Mama, masih mencintai Papa?" Amanda mendadak muncul, membuatku terkejut. "Kamu mengagetkan mama." "Mama, mau merebut Papa dari Mama Soraya?" "Pertanyaan macam apa itu?" Aku memandangi Amanda. "Siapa tahu Mama ingin kembali menjalin hubungan dengan Papa," papar Amanda, enteng.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as family
Read
+Library
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as family
Read
+Library
Rasa

Rasa

tanya omah seusai Wwe Kyra kembali dari asrama, dan beristirahat di rumah. "Iya, tenggorokan Kyra sakit. Kyra lagi gak pengen apa-apa, omah. Kyra gak ada nafsu buat makan," jawab Kyra dengan suara yang sangat pelan. "Gak boleh gitu, Kyra harus makan. Mau makan apa? Biar abah beliin," ucap seorang kakek separuh baya yang memasuki ruangan tersebut tiba-tiba.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as family
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Tanya Candra panjang. "Iya, Dad. Kita disana semalam kok. Ini kita pulang karena Vio demam dan kemarin emang nggak ada pelayan atau mang Asep. Benar-benar hanya kami bersembilan." Jelas Fahri. Sebenarnya apa yang para orang tua ini bicarakan? Jelas-jelas mereka semua memang liburan ke Villa kok. Ya kali Villa hantu. Kepala Violet semakin pusing karena wawancara orang tua yang tak ada hentinya. Ah jadi karena hal itu Galang pergi ke kantor laporan orang hilang, mereka bersembilan benar-benar tak di ketahui keberadaannya. Dan juga di Villa kemarin tak ada sinyal sama sekali, kalian pikir saja orang sekaya Fahri tak memiliki jaringan sama sekali di penginapannya?
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as family
Read
+Library
Kulakukan Demi Keluarga

Kulakukan Demi Keluarga

"Ah, Mbak Chiko kan kucing, gak bisa di ajak curhat, sama aku," "Curhat, Hm..." Mbak Karina tersenyum miring, mengejek Nabila, "Lah kamu, bilang gak ada temen curhat, kaya punya pacar aja." Percakapan di meja makan membuat cair suasana, kami berempat tertawa renyah bersama keluarga kecil ini, dan aku merasa betah berada di tengah-tengah mereka meskipun jauh dari orang tua, seperti di dalam keluarga sendiri.
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 731 Times as family
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Ah, suami apaan ini, dia malah gak sadar dirinya adalah pewaris tunggal tanah perumahan seluas empat hektar. Nama suamiku Subur, almarhum Mertuaku bernama Syukur, anakku juga satu masih kelas satu SMP, namanya Makmur. Entah mereka kurang kosakata atau bagaimana sehingga tiga generasi Ur semua. Subur, suamiku anak tunggal, sebelumnya kami tinggal ngontrak, setelah Mertua mulai sakit kami tinggal bersama mertua, sedangkan ibu mertua sudah lama meninggal.
1041.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as family
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status