Menantu Bintang Lima
Itu namanya tak beda jauh dengan menyerahkan diri kepada buaya kelaparan.
"Dayakan, Wonogiri …!" aku menunjuk ke smartphone, Anyelir melongok ke sana. "Gila, gila!"
"Banget!" timpal Anyelir sambil mengibas-ngibaskan tangannya. Dia baru saja selesai memasang kutek. Aduh, mimpi apa ya aku dua malam yang lalu? Bisa-bisanya dipertemukan dengan Anyelir yang menye-menye, kemayu, hobi ngulik dunia ranjang dan percintaan tetapi baik hatinya. Ah, untung yang terakhir ada pada dirinya. Jika tidak?
Bab Populer