Suami Idiotku Ternyata ....
ucapku saat sedang menikmati es kelapa yang kupesan.
Arsen seketika terdiam, ia nampak sedang berpikir.
"Sama-sama bulat?" tanyanya.
"Ish, apa sih?" kekehku.
"Terus, apa dong? Lagian, masa aku disamain sama kelapa sih?" beonya.
"Kamu itu sama seperti buah kelapa, karena sama-sama memiliki banyak sisi yang perlu kukupas dan kupahami sebelum akhirnya bisa kunikmati," jelasku.