MERINDUKAN SURGA
Hingga suara dering ponsel milik Alya harus memecah keheningan, saat sinar fajar mulai menampakkan jingganya.
Alya berdiri menyingsingkan kain mukenanya agar leluasa berjalan, dia meraih ponselnya yang terletak di atas meja ruang tengah, tak jauh dari musola kecil tempat mereka duduk saat ini. Alya menatap sejenak layar ponselnya, nama Salma tertera di sana.
“Siapa, Sayang?” Yusuf menghampiri.
“Salma, Mas. Bentar ya, aku angkat dulu.” Alya menekan tombol hijau di layar ponselnya. “Assalamu’alaikum, Salma.”