Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

ancam sang tabib. “Beri aku waktu dua tahun.” “Dua tahun di langit atau di bumi.” “Di bumi, tidak akan lama, hanya beberapa kali musim panen semangka, percayalah pada saatnya tiba nanti kau akan ada yang menjemput.” Arsa membelai pipi Dira yang memiliki lukisan di wajahnya. Kali ini dewa perang itu bersungguh-sungguh dengan janjinya. Sudah ada dua perempuan, Adara dan Anindira.
1029.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
KAU RUJUK AKU MERAJUK

KAU RUJUK AKU MERAJUK

"S*ALAN! WANITA MISKIN ITU TIDAK PANTAS ADA DI SINI! PERGI! JAUHI MAS DIMAS! JANGAN DEKATI RINDU!" Sita berlari kencang, menerobos hamparan tulip yang terbentang indah sepanjang mata memandang. "HANIH! PERGI DARI HIDUPKU. PERGI!!" "Ayah dimana? Ibu, ibu mengamuk." Rindu terisak sambil terus berlari, berusaha mengejar ibunya yang entah pergi kemana. Dilain tempat, Levy hanya memperhatikan adegan yang terjadi di hadapannya. Jadi Sita benar-benar "sakit" seperti kata Rindu?
10135.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai surga tak dirindukan 2
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Pepi Arastya
Karakter Hanin ... Perempuan biasa yg kuat, ibu yg baik utk Dipta sang anak, sayang keluarga, pinter cari duit. Kisah Hanin ini benar-benar menyentuh. Peluk sayang utk Hanin dan si kecil Dipta. Sukses slalu utk author ...⚘⚘
RATNA SARIDEWI
Bagus cuma anehnya dan agak maksa itu gilanya Sita kok jadi salahnya Hanin, dia yang jadi pelkor salahnya Hanin, dia yang bertengkar bakan ditalak lagi sama suaminya salah Hanin, urusan pekerjaan rusak salah Hanin,mpokoknya salah Hanin dah
Baca Semua Ulasan
Ikatan Tak Dirindu

Ikatan Tak Dirindu

Pak Indra mengangguk. “Lekas sembuh ya, Pa,” kata Sagara. “Amin,” kata Pak Indra sambil tersenyum. “Titip anterin Fira dan Lian ya...” “Iya, tenang, Pa. Nggak usah kuatir. Papa istirahat aja.” “Ma, kami berangkat dulu kalau gitu,” kata Safira. “Maaf ya, Pa. Aku dan Lian belum bisa nemenin. Insya Allah, usai sidang, nanti kami temani Papa.”
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

(Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi Meninggalkan diriku Jangan lupakan aku Semoga dirimu di sana Kan baik-baik saja Untuk selamanya Di sini aku kan selalu Rindukan dirimu Wahai sahabatku Rindukan dirimu "Ok. Latihannya cukup sampai disini dulu karena kakak ada acara jadi sampai sini dulu. Menurut kakak ini udah bagus dan dipertahanin kayak gini ya tapi jangan lupa buat latihan lagi setiap hari dirumah ya Fy, Yo" Ucap kak Sasa
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

Aida langsung tancap gas begitu terlepas dari kemacetan. “Kliniknya masih jauh, Mbak?” tanya Rumi. “Enggak, kok. Udah dekat, tuh di depan situ,” jawab Aida sembari menggerakkan dagu untuk menunjuk arah di depannya. “Aku khawatir aja sama Mbak. Muka Mbak pucat, lho,” kata Rumi.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

drttt Getaran ponsel Ragata merusak suasana. “Maaf Rindu, saya harus kembali lagi ke rumah sakit. Ada pasien yang sepertinya harus dioperasi mendadak malam ini. Oh iya…tadi mau mengatakan apa?” “Tidak jadi dok, mungkin lain kali saja. Hati-hati dok.” “Benar tidak ada?” “Iya.” Rindu tersenyum…senyum paksaan lebih tepatnya. “Baiklah, lekas masuk dan ganti baju. Nanti kamu masuk angin, oh iya ini…pakailah sebelum tidur nanti. Jangan lupa besok ada jadwal operasi tumor, kau bisa ikut.”
1025.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 794 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Pengeras suara itu berada tepat di depan mulutku. "Pencet tombol itu dulu, mbak," ujar wanita itu sembari menunjuk ke arah tombol kecil persegi. Ning! Neng! Nung! Suara yang keluar akibat timbol yang baru saja kutekan itu menggema di seluruh penjuru Mall. Aku mendekatkan bibirku ke mikropon. "Panggilan pada lelaki yang bernama Fikri anaknya Pak Agus. Namaku Rindu, aku menunggumu di meja informasi. Kalau kamu mendengar, tolong segera ke sini."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Gadis Persinggahan

Gadis Persinggahan

Tri mengenalnya dengan sangat baik. "Dina," bisik Tri ke perangkat mikro yang terhubung ke anting-antingnya setelah rapat selesai dan mereka berada di lorong yang sepi. "Periksa latar belakang Sarena. Paspor Swiss, riwayat pekerjaan, semuanya. Dan Dina... cari tahu apakah ada catatan operasi rekonstruksi wajah di klinik-klinik privat di Eropa dalam dua tahun terakhir atas nama Sarah Azizi." "Tri? Kamu serius? Raihan sudah mati, Tri. Kami menemukan fragmen tulangnya di Marunda," suara Dina terdengar cemas di seberang sana.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Arga menangkap pinggang Reynara dan membawa wanita itu turun ke lantai dua. Sementara Saga masih bicara dengan Alec di samping tangga. Sesil tak bisa mendengar pembicaraan keduanya, tetapi ia yakin ada hubungannya dengan penyembuhan Dirga karena sempat mendengar nama dokter Juan disebut. “Ada apa?” tanya Sesil begitu Saga datang menghampirinya dan mendaratkan kecupan singkat di bibir sebelum membawanya masuk ke dalam kamar.
9.952.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai surga tak dirindukan 2
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Ceuceu Eka
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
anggiqb 12
cerita nya seru, menegangkan, dan gak terlalu panjang untuk cerita nya aku suka baca novel yang gak terlalu panjang alur cerita nya. ini sih terbaik ya novel nya gak kalah sama yang di toko , pertahankan deh buat novel yang gak terlalu panjang gini .........
Baca Semua Ulasan
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Di balik rasa manis dan hangat minuman itu, ada ketenangan sesaat. Di balik rasa manis dan hangat minuman itu, ada ketenangan sesaat. Tapi ia tahu, waktu tenang ini tidak akan berlangsung lama. Perjalanan pulang berarti menghadapi kenyataan yang menunggu: kutukan yang masih membelenggu, korban-korban yang perlu diselamatkan, dan tentu saja… Azrael. Tapi kali ini, ia tidak akan menghadapi semuanya sendiri. Kali ini, ia punya mereka orang-orang yang percaya padanya. Dan ia tidak akan mengecewakan mereka.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai surga tak dirindukan 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status