RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI
Maka diputuskanlah satu hal: ia akan mencari varietas apel langka yang konon hanya tumbuh di dataran tinggi yang tersembunyi, apel yang bukan sekadar manis, tapi menyimpan energi kehidupan yang tinggi, mampu memperkuat apa pun yang tumbuh di ruang ajaib miliknya.
Tanpa banyak bicara, Fikri mencium kening Chelsea dan Sisi lalu meninggalkan rumah dengan tas punggung dan peta usang yang diberikan mendiang kakeknya dulu. Tujuannya adalah sebuah desa terpencil di balik perbukitan Kabupaten Wonosobo, yang menurut cerita tua menyimpan pohon apel dengan kulit berkilau merah keemasan, disebut warga lokal sebagai Apel Arimbi. Konon, buah itu hanya bisa tumbuh di tanah yang pernah disiram darah pejuang
Hot Chapters