Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Sepertinya ia salah bicara.
“Apel, bukan buah! Tapi, hape!”
“Hape? Apel? Maksud kamu ini apa sih??”
“Maksudku hape aiphone! Gambar logonya kan apel, tahu!”
Aku makin terkejut saja. Seiring dengan ingatanku tentang gadis ini, satu setengah tahun yang lalu ketika kami bersinggungan, lalu bertabrakan.
“Ooooh, iya, iya, aku ingat sekarang! Kamu yang dulu memecahkan buah melon punyaku!” Balasku seketika dengan nada yang juga mulai ketus.