Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

Dan kami, dua orang dewasa yang pura-pura kuat, akan duduk berdampingan di tepiannya—membicarakan hidup, cinta, dan semua yang tak bisa kami miliki sepenuhnya. Aku membuka kaca jendela, menghirup udara segar. Di kejauhan, Dewa19 – “Risalah Hati” mulai diputar. Lagu yang tak pernah gagal bikin jantungku melambat, lalu berdetak cepat lagi di bagian reff. Arga memelankan volume. “Lagunya terlalu jujur ya,” katanya.
5.51.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

ajak Indah berdiri dari tempat duduknya. “Baik Bu!” jawab Rara mengikuti langkah Indah menuju ruang kerja di rumah itu. Indah yang tengah berjalan menuju ruang kerja bergumam dalam hatinya, ‘Dimas, ini adalah pembalasan awalku atas kejahatan kamu dan keluargamu. Akan aku buat kamu sengsara dan jadi gembel!’
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 76 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Ternyata Aku Istri Kedua

Ternyata Aku Istri Kedua

Tiba-tiba pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulut Hanina saat dia berpikir bahwa tidak mungkin ada seorang istri yang membiarkan suaminya untuk menikah lagi. Bagi Hanina, ini tidak logis. Tidak mungkin Risty merelakan suaminya untuk menikah lagi, jika memang terbukti mereka saling mencintai dan rumah tangga mereka baik-baik saja. "Karena aku ingin punya anak. Dan asal kamu tahu, Aqila itu adalah anakku, bukan anakmu. Aqila adalah anak yang dijanjikan Mas Akmal untukku." Ungkapan Risty yang disambut tawa oleh Hanina. Tawa yang sumbang dan getir.
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 202 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Mahar Untuk Risa

Mahar Untuk Risa

Rendi menjulurkan tangannya ke hadapan Risa sambil terus menatap gadis itu yang terus menunduk dan tidak berani menatap wajahnya. "Aku Risa, dari jurusan Sastra Indonesia," jawabnya lalu membalas sambutan tangan Rendi. Rendi tersenyum. "Kenapa nunduk terus? Enggak sopan tahu ngobrol sama orang tanpa melihat wajah lawan bicara." Pelan-pelan Risa mengangkat kepalanya, lalu tersenyum. "Sorry," ucapnya.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Jiwa Nyasar (Kau adalah aku)

Sejurus kemudian Ayla terbangun dengan memuntahkan banyak darah. "A—ayah," kata Ayla terbata-bata. Tubuhnya semakin terasa lemas. "Kamu kenapa membantah ayah? Kamu kenapa tetap datang ke sini?" Rino menumpahkan segala air matanya. "A—ayah, a—aku ...." "Ayla!" "A—ayah, ma—maafkan a–aku, aku c–cuma ingin b–bantu a–ayah ...." final Ayla setelah itu benar-benar menutup matanya.
1014.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
AURORA

AURORA

Dan terasa semakin panas ketika melihat pria itu mengembangkan senyuman miringnya. “M-mumpung kita sedang membicarakan hal-hal kotor, aku ingin bertanya tentang sesuatu,” ujarku dan mendapati Aquilla menaikkan sebelah alisnya agar aku segera menanyakan hal tersebut, “... Apakah di antara Rasi Bintang atau Seraphie ... mereka bisa menghasilkan keturunan?”
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 235 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
BALAS YANG DIPERJUANGKAN USAI DIBUANG

BALAS YANG DIPERJUANGKAN USAI DIBUANG

"Suami baru pulang langsung judes gitu, sapa kek kasih senyum sama sediain air buat mandi." Alana tertawa licik. Setelah merenung hampir tiga jam, kini dia menyadari semuanya. Rasya yang tidak pernah salat dan tidak takut pada apa pun karena memiliki banyak uang, kemudian langsung mengajaknya kerjasama sekalipun mereka memiliki tujuan yang sama. Bukan kah itu suatu keganjilan? "Kamu kerasukan ya?" Rasya menyentuh dahi Alana dengan punggung tangannya.
109.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Ipar Rasa Istri

Ipar Rasa Istri

Ujarku sambil keluar kamar. “Maksud kamu apa, mba Andin dan anak-anaknya itu saudara kita bukan orang lain. Di dalam tubuh Ara dan Gita ada darah yang sama denganku, nasab mereka sama dengan nasabku. Kamu hati-hati kalau ngomong, jangan asal.” Aku terus melanjutkan langkah menuju dapur menyiapkan sarapanku. Tak lama mas Adam pun keluar dan duduk bersama disini.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 224 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

“Jadi begitu... 10, 9, 8—“ “Maafkan kami, Kak!” Salah satu dari mereka membuka suaranya. Yang ada di sebelah kiri dari penglihatanku. Yang kiri adalah Anaya dan kanan adalah Anya. Aku bisa membedakan mereka dari gaya rambutnya. Sebagai kakak, Anaya berambut panjang, sedangkan Anya berambut pendek. “Lalu ada apa dengan nilai ini?” “E-em... Itu, itu adalah nilai percobaan untuk UAS nanti.”
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 152 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
Bodyguard Ganteng Jodohku

Bodyguard Ganteng Jodohku

Aqila meraih blezernya yang tersampir di sandaran kursi, membawa map berisi berkas untuk rapat pagi ini, lalu meninggalkan ruangan. Rapat berjalan dengan cukup lancar. Pukul sebelas siang Aqila meninggalkan ruang meeting ditemani Vania dan Rudi. Mereka masih memegang peranan lebih banyak ketimbang Aqila yang baru belajar. Diskusi dengan klient barusan juga didominasi oleh Vania dan Rudi. Aqila hanya bertugas mempresentasikan bahan, layaknya karyawan magang. Mereka masuk ke lift bersama. Namun, alih-alih menekan angka satu, Aqila justru menekan tombol angka 7 di dalam lift.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang aqila dan rasya
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status