Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sebaliknya, jalur kiri jauh lebih sempit, dipenuhi kerikil dan gulma liar yang menandakan jarangnya kendaraan melintas. “Belok kiri.” Perintah itu keluar tiba-tiba dari mulut Kaivan. Pengemudi sempat tertegun. “Tuan, jalur menuju perbatasan ada di sebelah kanan—” “Aku tahu,” jawab Kaivan tenang, tetapi nada suaranya tidak memberi ruang untuk perdebatan. “Ambil jalur kiri.” Pengemudi itu sempat membuka mulut seolah ingin bertanya lebih lanjut, tetapi akhirnya hanya mengangguk.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Satu Milyar Untuk Semalam

Satu Milyar Untuk Semalam

Hanya dua orang yang berdiri di tengah medan yang semakin menyempit. Arcel akhirnya menangkap tangan Ara, menggenggamnya. “Kalau mereka menyerang dari sisi kiri.” “Aku bergerak ke kanan.” “Kalau mereka memutus listrik,” “Aku tidak panik.” “Kalau mereka menyentuhmu,” Ara menatap tajam. “Mereka tidak akan sempat.” Arcel tersenyum. Tipis. Berbahaya. “Itu jawabanku juga.”
983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

Kinara menggerakkan tangan kirinya dan berakhir seperti tangan kanannya. "Mau ngapain, huh?" Arjuna membawa tangan Kinara menuju samping kanan dan kiri kepalanya dan menggenggam erat tangan itu. "Juna lepas! Kamu mau ngapain? Ini tempat umum!" Kinara menoleh ke kanan dan kiri memastikan tidak ada orang yang lewat. Sementara Arjuna menenggelamkan wajahnya di leher Kinara.
9.8103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Kayak dua detak jantung nggak sinkron di dalam tubuhnya sendiri. Cahaya biru keluar dari sisi kanan, cahaya merah dari sisi kiri. Siluet itu nyentuh dadanya. “Kau pikir keseimbangan artinya tenang? Salah. Keseimbangan artinya berani denger dua sisi, tanpa milih salah satunya.” “Dan kalau dua sisi itu saling bunuh?” Bara ngerang. Siluetnya nyengir. “Maka dunia akan dengar keputusanmu.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Sebuah teriakan keras terdengar datang dari sebelah kiri, dan ; “Hiyyaaatttt!” belasan orang berjubah hitam tampak langsung menyergap dari arah sebelah kiri dengan senjata tombak ditangan. “Seranggg!” kembali sebuah teriakan keras terdengar datang dari sebelah kanan, dan ; “Hyyyaaatttt!” belasan orang yang juga berjubah hitam tampak langsung menyergap dari arah sebelah kanan dengan senjata tombak.
9.9399.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai arah kiri dan kanan
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

“Bukan! Aku melihat batu besar di jalur kiri. Itu pasti batu larung yang kita cari!” Keduanya bersikeras, hampir saling dorong. Kabut di sekitar mereka menipis sebentar, dan sesaat Artha melihatnya—di jalur kanan, memang tampak sinar putih, seolah ada bulan penuh bersinar di balik pepohonan. Tapi di jalur kiri, terlihat bayangan hitam besar menjulang seperti batu. Artha menatap Pak Ranu. “Mana yang benar?”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

“Di rak buku loh ada.” “Oh, ya?” “Aku sudah khatam.” “Benarkah?” tanya Arisha tak percaya. “Kamu sampe mana?” “Baru kata pengantar penerjemah,” jawab Arisha sambil tertawa. “Sejarah akan merekam mereka yang mampu bertarung menegakkan dua sisi kemanusiaan yang saling berseberangan dan diametrik,” pamer Akhtar mengutip salah satu isi pengantar itu. Ia memang mempunyai ingatan yang cukup tajam.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai arah kiri dan kanan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status