Pernikahan Politis
Akhtar meraih pergelangan tangan Arisha, seolah menunjukkan kepada Musthofa bahwa hubungan dengan istri barunya layaknya pengantin pada umumnya, sudah saling menautkan rasa.
“Tamunya ternyata temanku pas mondok dulu. Musthofa namanya, barusan lulus juga dari al-Azhar,” ucap Akhtar memperkenalkan Musthofa kepada Arisha, “atau jangan-jangan kalian sudah saling kenal?”
“Mboten, Mas,” sahut Arisha cepat, menggunakan panggilan ‘mas.’
Otomatis panggilan itu menciptakan lengkungan di bibir Akhtar. Istrinya pandai menjaga harga dirinya sebagai suami di mata lelaki lain. Abah Mansur benar-benar tak salah pilih, pikirnya.
Hot Chapters