Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Posesif My Husband

Posesif My Husband

KUMOHON! ''Ssssshhtt... Maaf, tenanglah... Sssshhhtt..." Arsan menenangkan Marren yang tiba-tiba histeris dan meraup wajah istrinya yang memerah panik. ''AKU BENCI PADANYA! AKU JIJIIIIIIK! AKU...!"
4.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

Rara bertambah baper "Halah, muka ditambal juga." Raka meledek, benar kan? Menghina seusia fakta, Rara itu bedaknya tebal delapan langit, beribu turunan. Sampai saat musim hujan, Rara yang belum sempat berteduh saja polesan make-up luntur, liptint yang merah mudah menjadi bibir aslinya yang pucat, alis yang terbentuk dengan pensil apa itu ala korea-korea, maskara agar lentik, eyes shadow berwarna merah muda tak terlalu kentara menjadi rusak. "Bilang aja lo iri kan karena item, udah gede masih main layangan disawah, sama anak kecil juga." Rara mulai berdebat, sama Raka tak akan habisnya yang dibahas apa disindir sadisnya mana.
84.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

Tapi kenapa seperti itu? Sudahlah, itu sudah berlalu, lagi pula kekasihnya sudah pergi entah ke mana. Tunggu, kekasihnya sudah pergi tapi persahabatannya belum juga pulih. Ada yang salah memang dalam dirinya, Varo sudah tak dapat berpikir lagi. Sebaiknya ia pulang, pikirnya lagi. “Hmm, Ra. Aku pulang, ya,” ucap Varo sambil membereskan bawaannya yang ada di meja.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
Sir Abraham, Love Story

Sir Abraham, Love Story

"Maaf, aku ... tidak berniat mengambil keuntungan dengan kondisimu yang seperti ini. Yuta, aku ... aku ... ingin mengatakan bahwa aku .... Lupakan!" Sial, mengapa begitu gugup di depannya. Stevan menggeser kursinya sedikit menjauh dari ranjang Yuta, melepaskan genggaman tangannya yang saling terpaut dengan jemari Yuta. Ingin pergi segera menenangkan pikiran dan jantungnya yang berdetak tak beraturan ketika berada di dekat Yuta. "Namaku Arisa, Arisa Higashino. Putri pertama dari mendiang Yuu Shirota Higashino, pemilik tunggal bank Higashino."
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

batinku Sebelum aku menunjukkan surat perjanjian persahabatan yang terdiri dari 15 nomor itu kepada Ida, aku memberikannya kepada Irine, untuk meminta pendapatnya. "Hmmm, boleh juga sih, tapi aku gak tau gimana nanti pendapat Ida ya, lagian kenapa sih kalian bisa berantem gitu? Kamu sudah jelaskan ke Ida?" Tanya Irine setelah membaca surat perjanjian itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

Tin tin Suara klakson mobil terdengar, dan berhentilah mobil tepat di depan Ara. Ara sangat takut. Saat ingin berlari, seseorang memanggilnya membuat ia menghentikan langkahnya dan berbalik "Ara," ucap orang tersebut "Syaa." Ara berlari memeluk sahabatnya itu. Untung saja ada Reisya disini, kalau tidak, pasti dia tidak akan bisa menemukan jalan pulang
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
CERAI

CERAI

Apa kabar bu Sari? tanya Sofyan memulai percakapan. " Alhamdulillah, keadaan saya baik baik saja Pak," Anu,, saya ambilkan minumannya dulu. ucap Bu Sari " Tidak usah bu, biar Zaira saja" ucap Zaira berlalu ke dapur " Begini bu, maksud kedatangan Saya dan Reza ingin melamar Zaira menjadi menantu di keluarga saya" ucap Sofyan to the poin
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

Sesaat Arsyl seperti kebingungan hendak menjawab apa lalu dia mengalihkannya pada Asha dan bertanya tentang gadis yang dari tadi menyimak pertemuan mereka. “Ini dengan Mba siapa? Saya Arsyl, seniornya Tenri dulu di kampus.” Arsyl mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Asha. “Nama saya Asha, Mas.” Jawab Asha dengan tatapan terpesona pada laki-laki yang tinggi tegap, berkulit sawo matang, alisnya tebal dan hidungnya mancung. Senyumnya bisa membuat hati Asha seperti coklat yang sedang meleleh. Rasanya Asha tidak mau melepaskan tangannya dari Arsyl pada jabat tangan singkat itu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai arisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status