Kawin Sama Mantan
berjoget heboh, pasangan yang berciuman, laki-laki bejat yang sengaja meraba tubuh wanita mabuk, dan hal-hal lain tiba-tiba bisa memeriahkan suasana.
Club malam itu terasa lebih ramai dari biasanya. Aroma alkohol menusuk, merasuk, menggoda siapapun yang haus akan kesenangan. Di salah satu sisi meja bar, Aaric terduduk menatap satu wajah yang tak asing. Membuat dadanya terasa sesak, bahkan lebih menyesakkan dari asap cerutu miliknya.
“Kali ini pasti aku akan mendapatkanmu lagi, Sia. Pasti.” Tatapan Aaric terus terkunci, tak lengah sedetikpun.