Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat
"Masih mending gue bicara begitu. Lah Lo, gak ada angin gak ada ujan tiba tiba aja cium gue. Pipi gue masih perawan. Masih suci gak ada yang berani sentuh, Lo tiba tiba main sosor aja, gak ada sopan santunnya Lo!"
"Ya itukan hanya menyakinkan mama gue. Lo harus tahu itulah!"
"Meyakinkan gak harus mencium juga kali!"
"Terus apa yang harus gue lakuin selain itu? Gue gak ada pilihan lain, lagi pula pipi Lo masih utuh ini, gak ada yang kurang, sompel juga kagak!" ujar Reza.
"Ehh... Sembarangan, ini pipi gue harus dicuci tujuh sumur. Tujuh kembang, agar bersih lagi!"