jawab Felicia, setelah membuang sampah dan kembali ke temannya.
"Water park." ucap 4 orang secara kompak karena sudah senang traktiran tadi.
"Namanya siapa Fel?" tanya Asif yang setelah bertanya hanya diam saja menahan rasa tak percayanya.
"Arkan." jawab Felicia sembari mengecek jam tangan.
"Arkan kek orang utan dengan setan di bagian selatan belok pertigaan berhenti di perempatan itu?" ucap Asif menahan kesal kepada Arkan yang telah menjadi pacar Felicia.
Mulai mengerjakan soal nomor satu.
Namun, gawainya di laci tiba-tiba bergetar. Pesan masuk dari Sadava.
Sadava: Lo udah tau malam ini ada theater belum?
Sadena: Udh
Sadava: Oh uh. Ikut bro?
Sadena: Gk
Sadava: Wagelaseh. Sayang banget padahal Na. Gue malam ini mau nonton sih sama Marsha. Lo ikut gih sekalian cari pacar. Biar nggak jadi jomblo berkarat.
ucap tuan Arfan
>>
Di pendapa akademi 5 orang murid sedang membicarakan murid yang baru di angkat oleh guru mereka.
"Apa kau sudah dengar bahwa guru besar baru mengangkat murid baru"
"ya aku sudah mendengarnya kelihatanya guru besar sangat tertarik dengan orang bernama Artur itu sampai-sampai dia menjadi murid nomer satunya dan dia sendiri yang mengajarnya"
"kita lihat saja seberapa hebat orang itu"