Belenggu Asmara Tukang Kebun
“Astaghfirullah, Lilis…”
Buk Martinah mafhum, anak gadis semata wayangnya itu memang sudah dari dulu kepingin jadi artis, namun cita-citanya itu selalu ditentang oleh Pak Jajang, sebabnya khawatir dengan pergaulan bebas. Dulu, waktu masih di Jakarta, Lilis sempat lolos audisi pencarian bakat yang diselenggarakan oleh salah satu brand kecantikan. Ketika tiba-tiba Pak Jajang memutuskan pindah ke desa, kecewalah Lilis. Itulah yang menyebabkan Lilis jadi susah diatur, sering malas-malasan dan marah-marah sama orang tua.