Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRIKU KUYANG

ISTRIKU KUYANG

Ia dengan cekatan menggandengku menuju parkiran rumah sakit dimana taksi online sudah menungguku. Di sepanjang perjalanan Dini tak banyak berbicara. Ia asik dengan gawainya. Tak nampak rasa takut sedikitpun di matanya. "Apa kau tau seberapa bahayakah makhluk yang akan kita hadapi ini, Dek?" kucoba membuka percakapan dengannya. Ia terdiam sejenak. Matanya yang bulat menatapku tajam. "Dia kan hantu. Tinggal puter ayat al-quran juga bakal pergi," jawab Dini enteng.
1036.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

Sosok itu adalah Asoka, sang siluman harimau. Raungan harimau Asoka menggelengar di puncak kuil Asoka. Para pendekar muda dan prajurit Kanezka yang mendengrnya mendadak menggigil ketakutan akan hawa membunuh dahysat yang menyeruak hanya dari raungannya itu. Tidak hanya Asoka, tatapan dingin Suja dan aura membunuh kuat yang menyeruak membuat napas mereka terasa sesak. Mereka tahu kalau kedua siluman ini bukan siluman biasa.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

ucap Alit di dalam mobil saat sedang dalam perjalanan menuju Senaru. "Nggak apa-apa, saya senang jika bisa membantu, lagipula saya masih ingat ke arah mana saya tendang benda itu," balas Bang Ochi. "Semoga kita bisa segera lenyapkan," sambung Ibnu. "Makanya, lain kali jangan sembarangan ucapin hal-hal semacam itu, Nu. Maksud kalian mungkin saja cuma main-main ucapin mantera tusuk jelangkung, tapi mahluk halus yang usil atau jahat, bisa saja beneran merasa terundang oleh candaan kalian. Terlebih, kalian pakai tulang sebagai medianya. Itu tulang kan memang makanan jin, pernah dijadiin sesaji lagi!" balas Bang Ochi.
9.57.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

"Ya sudah, ayo kita ke rumah Pak Haji minta izin." "Ayok ah!" sahut Alisha dengan antusias. * Mendengar alasan Alisha mencari yuyu untuk menjebak makhluk halus, Pak Haji Imran dan Bu Halimah tertawa. Mereka tidak menyangka jika wanita kota juga bisa percaya akan hal berbau takhayul seperti itu. "Ya, kan, dulu Eyang saya pernah mengatakan begitu, Pak. Nggak ada salahnya kan, kita mencobanya?"
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Mengerti alasan apa yang membuat benda janggal itu bisa mungkin ada di dekat Hide. Ayu kembali menutup mulutnya dengan tangan, tapi kali ini untuk menahan isakan. Pengendalian diri yang dibentuk Ayu selama beberapa hari ini, runtuh begitu saja. Bibirnya gemetar, dan air matanya terus mengalir turun tanpa bisa dicegah. “Apa aneh jika aku ingin memberi nama Usagi (kelinci)? Jika perempuan tentunya. Menurutku akan cocok dengan boneka ini.”
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 780 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
RESTU

RESTU

echan atas gue dan atasnya lagi jangan baku hantam dulu gue beli popcorn dulu @ca_cangtip cuma gue yang waras udah diem @go_dzilla UDAH JANGAN BERISIK ALOE lanjutkan nak @Al_oemah gk ush lnjutin aj klian @Yo_yos pantang diem sebelum pala dina di geprek @mi_istri.echan baku hantam oi jangan lama lamain @Al_oemah eh gw lpar @go_dzilla makan Lah @ca_cangtip yah emang harus makan zilla yakali dia kudu dangdut an @Dina_Dino
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Asgar tertawa menikmati pemandangan kelam hutan pengetahuan. “Kali ini kau benar ular tengik, namun mangsaku tidak sebanyak ini,” ujar Samhu mengakui dimana dahulu, dia merupakan siluman pemangsa manusia yang halaman istananya terbentuk dari tulang belulang setiap mangsanya. Sedangkan Asgar, dia adalah siluman ular haus darah yang pernah membantai satu kerajaan besar hanya untuk hiburan. “Tetaplah waspada karena aku merasakan terdapat banyak mata yang sedang mengawasi kita,” ungkap Lintang membuat semua orang terdiam.
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Biduan

Dendam Sang Biduan

Satu satunya tersangka utama malah tewas terbunuh. "Dengan tuan Alex, itu kan namamu?" Alex mengangguk. "Timku sedang berusaha semaksimal mungkin, kami bukan diam saja tapi memang kasus ini sedikit rumit melibatkan banyak hal." "Termasuk hantu?!" tukas Danny cepat. Raksa menatap skeptis pada Danny lalu berdecak dan tertawa. "Hantu? Yah … hantu, entahlah jangan percaya rumor saranku."
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Dengan suara pelan, namun surat keyakinan ia berkata: "Tapi Ashok sudah mati. Dan tidak ada satu pun yang akan percaya pada hantu yang telah tiada..." Ia tertawa kecil, suara tawanya menyatu dengan asap cerutu yang melayang - dan dengan rencana jahat yang sebentar lagi akan dimulai. *****
10930 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Wanita Cacat yang Ternodai

Wanita Cacat yang Ternodai

Suaranya menyesakkan, penuh dengan rasa bersalah. Asih membalikkan badan, matanya membulat mencari keberadaan nada dering ponsel itu. “Apa cuma perasaanku saja,” gumam Asih sejenak berpikir. Semua kepingan puzzle mulai tersusun di benak Asih, hampir saja mengungkap kebenaran yang selama ini tersembunyi. “Assalamualaikum, Den Calvin?” sapa Asih.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai asal usul hantu ding dong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status