RAHASIA SUAMIKU
Aneh sekali dia mengatakan sedang di toko, bukankah menuju luar kota sangat jauh dan pastinya jika dipikir secara logika mungkin sekarang masih dalam perjalanan.
Ponselku tiba-tiba bergetar, dengan cepat aku membuka kembali pesan yang ternyata dari Anjas.
[Aku tahu kamu masih kepikiran tentang ucapanku, lebih baik kita bekerja sama saja untuk menghancurkan Rizal. Jika kamu masih belum percaya sepenuhnya tentang apa yang sudah aku ucapkan, tidak masalah. Namun sepertinya aku punya bukti yang masih tersimpan bahwa suami yang anggap kamu tanggung jawab itu adalah seorang penjahat, lebih tepatnya seorang bajingan.] Isi pesan tersebut.