Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alice

Alice

"Bang, piala diamond ilang!" "APA?!"
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Kenapa wajahnya jadi terlihat imut saat menangis? Namun, selang beberapa detik, Eiden terperanjat saat mendengar pekikan nyaring yang tiba-tiba. Karena kesal, Eiden berkata, "Berisik." Dilihatnya, mata polos nan bulat itu bergulir ke segala arah mencari sumber suara yang mengintrupsinya. Lagi-lagi membuat Eiden menahan tawa. Sepertinya Eiden mulai tertarik dengan gadis yang sedang berpenampilan layaknya gembel itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
ASHOLE

ASHOLE

Kelopak matanya jadi menyipit akibat silau yang menerpa. Sungguh benar adanya. Ketika Rio memandang ke atas untuk mencari ujung dari lantai tertinggi gedung ini, bagian atas sana seolah telah tertutup oleh awan. Benar-benar pemandangan yang sangat menakjubkan. Rio terpukau. Ia berdecak seraya berkacak pinggang dengan mulut yang menganga tanpa sadar memandangi arsitektur bangunan gedung tersebut yang tampak paripurna.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

ucap Alarick setelah menekan tombol hijau di ponselnya. “Apa yang aku khawatirkan benar-benar terjadi,” ucap orang di seberang sana. Walaupu Alarick tak mengencangkan volume ponselnya, namun Nerissa masih bisa mendengar dengan samar apa yang dikatakan orang di seberang sana. “Apa maksudmu?” tanya Alarick yang benar-benar kebingungan. “Media mengetahui apa yang kau lakukan di Annecy dan sekarang itu menjadi berita pencarian nomor satu di berbagai media.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Aku terkesiap salah tingkah. “Jadi, kamu nggak perlu insecure. Don’t be fear of being you. Kamu akan ditemukan dan menemukan seseorang yang memang mencintai kamu yang seperti ini.” tambahnya sambil mencubit kedua pipiku. Mataku seketika melotot kaget. Alfa menarik tangannya sambil tertawa melihat reaksiku. ***
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Ia takut tambang emas nya yang baru ia dapatkan akan lenyap. Imam semakin cepat menghentakkan pinggulnya, nafasnya memburu, detak jantungnya berpacu cepat. Keringat membasahi tubuh. Dan erangan panjang terdengar dari bibir Imam yang artinya ia telah mencapai klimaks. Tubuhnya lemas seketika. Semburan hangat masuk kedalam rahim Anna, ia hanya meringis merasakan sensasi nyeri di alat vitalnya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

jawab Faris yang diangguki Indira membenarkan “Aku penasaran sama Mas Fajar yang kata senior dia hebat.” Indira menggelengkan kepalanya “Kak Fajar bukan hebat tapi luar biasa hebat.” “Pacar sendiri di puji ya?” sindir Fariz yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Indira “Wajar kalau memuji pacar sendiri, aku penasaran sejauh apa hubungan kalian berdua? Aku lihat kaya tidak terpisahkan, Mas Fajar sendiri bucin banget sama kamu.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
Tetangga Aneh!

Tetangga Aneh!

Sontak aku terkejut, lalu menunduk agar tak terlihat dari jendela dapur Sita. Untung saja aku bergerak cepat, kalau tidak. Aku bisa ketahuan. Aku bernafas tak karuan. Tapi rasa penasaran mematikan debaranku, aku mengintip lagi dibalik tembok. Huaaah! Sepasang mata menangkapku. Aku terjatuh karena kaget. Jantungku semakin berdetak tak karuan, keringatpun seperti hujan yang menetes tanpa mempedulikan keadaanku yang genting ini.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Dengan hati waspada, Azizah menutup bukunya, beralih kesumber suara yang terdengar semakin aneh dan kentara. Azizah pergi kedapur, dan mengintip keluar rumah guna memastikan siapa yang tengah menganggu konsentrasinya membaca buku. Namun, betapa terkejutnya gadis malang itu. Dia melihat sosok mahluk aneh tengah membalas tatapannya dibalik sela pintu dapur. Tatapan itu sungguh tajam, membuat Azizah ketakutan. Betapa tidak, bukan hanya tatapannya saja yang menjadikan bulu kuduk remaja itu merinding, tetapi warna mata yang merah, serta rambutnya yang menjulang panjang hingga ketanah. Jangan lupa ukuran tubuh kaki mahluk aneh itu. Terlihat tinggi, tapi kakinya tak sampai berpijak ketanah.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai astonishing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status