Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice

Choice

“Kamu support Martin, kan?” “Ya iyalah, kadang aku nemenin begadang. Walau aku nggak ngerti yang dia kerjain apaan.” Zahra tersenyum malu. “Pusing lihat kerjaan Martin. Cek laporan ini itu. Apalagi kalau udah begadang bareng Kak Faisal, mimisan bareng juga pernah.” “Kak Faisal?” “Orang kepercayaannya Martin dan Papa.” Matanya menangkap desain di layar laptop Ray. “Kamu ngerjain iklan apaan?”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as authors
Read
+Library
KRAMLER

KRAMLER

"Dasar lelaki sialan. Rasakan ini!" Alana langsung melingkarkan tangan kirinya ke leher Marwen lalu mengeratkannya. Sedangkan tangan kanannya memuntir telinga Marwen hingga memerah. Merasa tercekik dan telinganya perih luar biasa, Marwen panik. Ia berlari pontang-panting sambil berusaha melepaskan diri dari cekikan Alana. Melihat tingkah rekannya, Gania hanya tertawa. Di sampingnya, Leotar geleng-geleng kepala, lalu menengadah, "Wahai, Dewa, mengapa aku harus bekerjasama dengan orang-orang bodoh ini?" ***
2.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as authors
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addelinesersherstay
Jawab siswa-siswi dengan kompak. “Bagaimana liburannya? Apakah menyenangkan? Saya ingin kalian menceriterakan liburan kalian diselembar kertas. Dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar dengan kata yang tidak boleh disingkat. Pulpen tinta hitam dan tidak diperkenankan menggunakan tipeks. Minimal delapan paragraph, dalam satu paragraph terdiri dari enam kalimat dan dalam enam kalimat terdiri minimal 12 suku kata.” Semua siswa-siwi mengeluh. Ada apa dengan Ibu Tiffany? Adakah sesuatu yang mengganggu pikirannya? Sehingga ia seperti ini?
102.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as authors
Read
+Library
Autophile

Autophile

jawabku singkat dengan wajah terkejut dan juga bingung. “Hmm, perasaan kita udah tiga kali bertemu tapi belum sempat kenalan. Oh ya, namaku Fajar,” ujarnya sambil mengulurkan tangan. “Ehh iya, aku Zelfya,” sembari menekapkan tangan ke dada. “Oh, iya maaf yaa” “Maaf buat apa?” tanyaku heran. “Ehehe, soal tadi pagi aku gak sengaja nabrak.”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as authors
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Sampai di sini aku tahu jika Eric bukan orang yang bodoh, dan aku harus lebih pintar untuk mengalahkannya! {Cerita ini adalah karya asli dari penulis 'jemyadam' jika menemukan karya ini di manapun dengan nama penulis lain tolong bantuanya untuk melaporkan ke penulis melalui Instagrm 'jemyadam8' / F*B jemyadam. Dukungan pembaca sangat berarti bagai kami untuk terus bisa berkarya}
1070.6K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as authors
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsekiansekej seph
Zenobex Corporation, Manhattan Pagi ini adalah pagi yang sangat indah untuk seorang Sean. Karena pagi ini ia akan bertemu dengan gadis yang sudah mencuri hatinya. Sean sengaja berangkat pagi-pagi untuk mempersiapkan ruangan yang akan di pakai oleh Greysie magang di perusahaannya dengan dibantu oleh Matias dan Livedor. Sean begitu semangat, sampai-sampai ia menjadi pusat pandangan kedua kaki tangannya. Ruangan minimalis yang di siapkan untuk tempat kerja Greysie dengan nuansa classic modern. Dengan di lengkapi sofa kecil untuk sekedar beristirahat menghilangkan penat. Sean sangat memperhatikan dari hal-hal yang terkecil untuk Greysie.
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 615 Times as authors
Read
+Library
APRILISYA

APRILISYA

April baru tahu rasanya sayang seorang ibu. *** Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm;
102.7K viewsOn holdAdded to Library 95 Times as authors
Read
+Library
Alverez

Alverez

“Benar menurutmu? Kau bahkan tidak tahu apa motif mereka sesungguhnya. Bara bukan bagian dari keluarga ini. Dan Adrian… dia menyembunyikan terlalu banyak rahasia.” “Dan kau, Andre?” Alan berdiri, berjalan perlahan ke arah jendela. “Apa kau juga tidak menyimpan rahasia? Apa kau benar-benar bisa percaya pada Anya dan orang-orang yang menyusup ke dalam hidupmu tanpa alasan jelas?” Ekspresi Andre menegang. Alan memperhatikan perubahan itu. “Aku tahu tentang Anya,” lanjut Alan. “Dan aku tahu dia bekerja untuk Dimas Mahendra.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as authors
Read
+Library
NAJENDRA

NAJENDRA

Wujud manusia ghaib-nya takkan mudah dilihat oleh orang biasa seperti Intan, sehingga mudah bagi dia tuk mendekat lalu membunuhnya. Jarak di antara mereka sudah semakin dekat, Intan yang tidak bisa merasakan keberadaannya sekarang sedang sibuk menulis hal lain sambil tersenyum bahagia. Ada nama "Najendra," dan beberapa kalimat manis yang tertulis. Seketika si keris sakti itu tersentak diam. ***
101.5K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as authors
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

0821 4545 xxxx: Arla Dahi Arla mengernyit heran. Baru jam 6 pagi. Terlalu pagi rasanya seorang penipu mengirim chat padanya. Tapi ia belum menyimpan nomor orang yang baru saja menghubunginya via chat room. Lalu sesaat kemudian, nomor yang sama mengiriminya pesan lagi. 0821 4545 xxxx: It’s me 0821 4545 xxxx: Raihan
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 817 Times as authors
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status