KAUM TERAKHIR
ujar Avram menahan gemasnya dengan menggigit kecil telinga kiri gadisnya.
Kyana tidak menjawab, gadis itu setia memandangi pemandangan kota pusat di bawahnya dari balkon kamarnya. Tidak memperdulikan tindakan Avram yang semakin menjadi-jadi. Dirasa sudah melewati batas, barulah gadis itu mendorong wajah pria itu untuk menjauhi leher jenjangnya. Sempat memantutkan diri di depan cermin, mendapati tanda keunguan di leher jenjangnya karena ulah Avram. Mengembuskan napas panjang, menatap kesal sang pelaku yang kini menyunggingkan senyum bangganya.
"Sudah berapa kali aku katakan jangan pernah memberi tanda di leher, Avram!" sengit Kyana yang hanya ditanggapi cengiran menyebalkan oleh Avram.
Hot Chapters