Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita
tawa Salma.
'Dalam udara, aku seperti tetap bisa memandangmu di awan itu. Pertama kali meninggalkanmu dalam jarak jauh, mana ada kata rindu tidak menghampiri? Seluruh jiwaku bergetar, batinku menjerit, ragaku meraung, ingin ada kehadiranmu duduk di sampingku. Bertahan dan menahan! Ya … itulah kalimat tajam yang harus terpaku untuk pejuang rindu.'
Sangat lesu rasanya. Fariz terus memandang awan luar dari jendela pesawat. Ia berangkat ke London bersamaan dengan banyak karyawannya.