Pagi Baru Tanpa Dirimu
Tak disangka, setelah bertahun-tahun berlalu, perasaannya ternyata masih belum berubah.
Setelah acara makan selesai dan semua orang pulang, hanya Harvey yang masih tinggal. Dia membantuku membereskan meja dan mencuci piring seperti biasa.
Baru saat membawa kantong sampah keluar rumah, dia akhirnya mulai berbicara, "Jessica, biarkan aku menjagamu."
Tatapannya penuh kesungguhan serta kelembutan, sama seperti tiga tahun lalu.
Jantungku tiba-tiba berdetak lebih cepat, sementara pipiku perlahan memanas.