Tak Semanis Madu
Tak jarang aku menolak, karena merasa tidak memesan itu.
Ku bentangkan tanganku, menatap langit dan menikmati udara luar. Hari ini, pertama kalinya aku menghirup udara bebas. Setelah sekian lamanya aku terasa dipenjara. Aku akan memulainya dari awal, tanpa Abi dan juga Kak Raka. Entah seperti apa hidupku setelah ini, aku sendiri yang akan menentukan. "Fighting, Bella." seruku dalam hati, penuh semangat.
Aku berjalan menuju halte, dengan sejuta kebimbangan, bimbang memikirkan pekerjaan yang sudah sangat lama aku meninggalkannya. apa yang harus aku lakukan? kembali atau tidak sama sekali.
Hot Chapters