Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Tetapi aroma parfum tak asing walau bercampur, dengan aneka aroma dari alam semu-semu mampu Theresia kenali. Pembaca fiksi yang hobi meneliti antagonis, mungkin telah hafal apa yang akan dilakukan Mama Sean. Layaknya buku ajaib dengan gambar seakan-akan mampu bergerak-gerak di jajanan main bocah SD 2000-an. Dengan gesit Mama Sean mengubah ekspresi wajahnya. Mengesampingkan sejenak rasa penasaran dan curiga yang membuih. "Siapa anda? Ada perlu apa anda ke kediaman saya?"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy

Niat hati ingin membentak seketika urung saat melihat nyonya Amber berdiri dengan wajah pucat. "Mom?" "Nak! Mommy ingin memberikan ini padamu," Jawab nyonya Amber menyodorkan nampan makanan dengan suara cukup lirih. "Mom! Kau kenapa? Mommy sakit?" Cemas Melvin memegang bahu nyonya Amber yang tersenyum hangat memegang rahang tegas putranya. "Mommy hanya kelelahan merasa pusing. Ini makanan untuk istrimu. Dia pasti lapar setelah acara tadi, nak!"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Aroma hormon yang memabukkan meresap ke dalam tubuhku. Badanku lemas tidak berdaya. Daren masih belum pulih dari rasa keterkejutannya. "Ayah, apa nggak terlalu kejam memperlakukan ibu seperti ini?" Pria itu tertawa ringan. "Nak, nggak ada yang lebih paham soal wanita jalang selain Ayah. Wanita memang diciptakan untuk pria. Lihatlah sendiri wanita ini." Dia menunjuk ke bagian bawah tubuhku yang sudah seperti lautan luas.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Jodoh Terbaik Dari Ibu

Jodoh Terbaik Dari Ibu

Ibu Rayra melepas pelukannya dan menatap kaget pada Mada. "Mada?" "Maaf, Bu. Saya datang larut malam begini. Saya mau menyampaikan ini," Mada menyerahkan sebuah bingkisan pada ibu Rayra. "Dari ibuku, Bu. Saya baru sempat mampir setelah pulang lembur bekerja," lanjut Mada dengan senyum menawannya. "Astaga ...kenapa repot-repot, Nak. Terima kasih ya sampaikan pada ibumu juga," Ibu Rayra terlihat sangat senang menerima bingkisan dari Ibu Mada.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Ia bersandar pada rumah kayu di sampingnya kemudian perlahan duduk di atas tanah. Renata terkikik, “ini bahkan lebih mudah daripada dunia sihirnya Harry Potter!” “Kamu tahu apa yang benar-benar lucu dari kejadian barusan?” Tanya Pandu ikut duduk berhadapan dengan Renata dengan kaki ditekuk. “Apa?” Tanya Renata tersenyum lebar. “Caramu mengalahkan mereka benar-benar membuatku seperti menonton serial kartun.” Kata Pandu di sela tawanya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

Tujuh Perkara Sang Ibu Sambung

"Mama akan belikan semua yang kamu butuhkan untuk melukis sesuai dengan warna kesukaan kamu." Jean melompat-lompat kegirangan. "Asik! Aku dapat alat lukis baru dadi Mama!" "Mama! Mama!" Jean menarik tangan Jenar. "Mama adalah Mama yang Jean sayangi." Jenar tertawa mendengarnya. "Kamu selalu mengatakan itu sepanjang waktu, kamu tidak bosan?" celetuk Jenar. Jenar menatap pembantunya. "Dia sudah makan siang?"
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Tetangga

Terpaksa Menikahi Tetangga

"Sini liat!" Aku menghampiri mama yang sedang berdiri di dekat magic com. "Apa, Ma?" "Kenapa kamu naruh beras di magic com?" tanya mama ketus. "Lah, kan tadi mama yang nyuruh aku buat nanak nasi," jawabku santai. "Tapi bukan begini juga, Tukiyem!" Mama melotot ke arahku sambil berkacak pinggang. "Kenapa nggak dikasih air? Kalau begini ya nggak bakalan mateng."
9.6165.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Apa mungkin mamanya belum pulang? "Mama!!" "Mama..?" Langit terus berteriak sampai ... "Kenapa sih, jangan teriak-teriak!" ucap seorang wanita dengan gaya formal khas kantoran. Langit langsung memeluk tubuh wanita tadi. Ia tak sabar ingin mengatakan hal ini, cowok itu mendongak menatap wajah sang Mama. "Mama, Langit dapat peringkat dua, kemarin kan Mama marah karna Langit dapatnya peningkat tujuh sekarang Langit dapat dua Ma! Mama bangga sama Langit kan?" kata cowok itu heboh.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Suami Anak Mami

Suami Anak Mami

"Bu, aku mau bicara!" pinta Reihan yang langsung ibunya tanggapi dengan wajah tak suka. "Kalau mau bicara, ya tinggal bicara aja!" jawab Ibu agak ketus. "Ekhem! Ibu kok judes banget, sih!" rayu Reihan berusaha mencairkan suasana. "Tapi Ibu tetap cantik kok meski jutek!" godanya yang langsung Ibu tepis tangannya agar menjauh darinya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

Dia tampak begitu menikmati setiap perubahan ekspresi wajah serta pergerakan bola mata Kaivan yang memperhatikan setiap detail informasi yang tertulis di sana. “Bagaimana hasilnya, Sayang?” tanya Katrina, yang tiba-tiba datang menghampiri. “Aku juga ingin tahu, apa ibu susu yang direkomendasikan oleh Dokter Darma ini sehat walafiat. Karena jika wanita ini tidak masuk kriteriamu … aku dan Tarandra akan mencari ibu susu lain untuk Radeva.” Segera saja tiga pasang mata itu serempak memusatkan perhatiannya kepada Katrina.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai baca komik step mother
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status