Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FATED

FATED

“Appa… Ini kan boneka yang aku pingin dari lama. Kamsahamnida.” Aku sangat senang akhirnya aku bisa mendapatkan boneka ini. Sepertinya, hari ini Tuhan sudah mengabulkan semua keinginanku. Bisa dibilang ini adalah hari yang paling baik di hidupku. Aku sangat sibuk melihat boneka yang kukagumi itu ketika suara mama memecahkan lamunanku. “Areum, kalau sudah besar nanti mau jadi apa?” “Areum mana pernah mikirin itu, Ma,” kata kakakku sedikit mengejek.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

Ternyata Suami Mendua Ketika Kami Tak Bersama

Temannya hanyalah sebuah boneka anak perempuan yang cantik. Sebelum masuk ke ruangan spesial itu. Reyhan melihat ibunya yang tengah duduk di bangku panjang, bersama dengan boneka kecil di sampingnya. Wanita itu tersenyum dan tertawa sendiri lalu memeluk boneka kesayangannya dalam pangkuan. "Anak kesayangan Mama, udah makan belum? Cup ... cup ... jangan nangis sayang, ada Mama di sini, nanti kita beli mainan ya!" suara mamanya terdengar perih di telinga.
10139.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

Deg Didalamnya terdapat sebuah boneka yang terbuat dari anyaman padi, tanpa kusadari air mataku merebak. "Nak kenapa kamu menangis ?" tanya Mama yang membuatku kaget. "Hah! Menangis ? Hayati gak menangis kok Ma." Jawabku yang heran dengan ucapan Mama barusan. Mama lalu mengusap tepian mata dan kedua pipiku. "Ini buktinya." Ujar Mama sambil memperlihatkan ujung jarinya yang terlihat basah.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

ucapnya, dia terlihat canggung. "Tidak perlu berterima kasih, Sayang. Ayo, kita ke sana." Aku menunjuk ke penjual boneka. Di sekirar kami, tampak permainan-permainan yang dikerubuti anak-anak juga ada orang tuanya. Ada komedi putar, kuda-kudaan, perahu, mancing ikan hias, mandi bola dan banyak lagi lainnya. Selain permainan, juga banyak aneka jajanan yang dijual. Aku menggandeng tangan Dinda menuju penjual boneka. Kuraih boneka panda besar warna putih kombinasi hitam kemudian memberikannya pada Adinda.
9.952.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

“Kia, sayang.” Bocah itu langsung berlari kencang, “Yeye Mama pulang, Papa mana Ma?” “Kamu pasti nyariin ini kan?” Mengeluarkan boneka barbie dari tasnya Wajah Kiara tampak sumringah, “Ha, beneran Ma? Yei Papa udah jadi baik banget sekarang.” Ajeng melihat semua itu dan terlihat kesal, “Kamu ngapain sih beliin dia mainan! Boros tau!”
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Sang Idola Adalah Boneka

Sang Idola Adalah Boneka

Senyumannya kembali muncul setelah mengingat kata-kata yang 'gadis itu' ucapkan. "Bahkan namanya aja gue gak tahu, tapi kenapa gue selalu ingat sama kata-kata 'gadis itu'," ucap Joel berbicara sendiri. Dreett dreett Tiba-tiba ponselnya bergetar membuat Joel langsung memeriksanya. Dahinya mengernyit heran melihat pesan yang Rora kirimkan. Rora Boneka Dasar brengsek! Apa maksudnya pesan makian itu? Pikir Joel.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Rupanya mama terus bergerak ketika aku menyambut Mbak Tutik, Arsen, dan istrinya. "Iya, Ma." Aku merasa tidak enak hati, karena Mama menatapku bergantian dengan bubur di meja. "Ada dua porsi?" Mama tampak curiga. "Oh itu." "Halu dia, Ma." Belum selesai aku menjawab, Mbak Tutik sudah menyahut. "Jangan-jangan nanti dia naruh boneka di situ buat nemenin makan." Semua yang mendengar tertawa. Begitu juga aku. Selamaat, batinku.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Istri Boneka Sang Presdir

Istri Boneka Sang Presdir

kata Arsenio. Hanna mencibir, “Semua orang sering menyamakanku dengan boneka, jadi kamu juga bisa menganggapku sebagai boneka pemuas nafsu.” Kedua mata Arsenio menggelap, dia tampaknya tidak senang dengan ucapan Hanna. “Aku tidak ingin bermain dengan boneka.” “Lalu apa yang harus kulakukan? Terus menatapmu meski aku tidak menyukainya?” tanya Hanna.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
PENYESALAN MANTAN USAI MENCERAIKAN AKU

PENYESALAN MANTAN USAI MENCERAIKAN AKU

ujar Kamila pada putri kecilnya tersebut. “Iya, bu.” Gadis kecil yang pada dasarnya penurut tersebut pun segera melangkahkan kakinya ke kamar sembari membawa bonekanya. “Dapat duit dari mana bisa beli boneka seperti itu?” tanya Karin penasaran. “Bukan urusan situ.” “Sombong, aku tanya karena boneka seperti itu harganya sangat mahal, kamu tidak mungkin sanggup membelinya,” ujar Karin lagi.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

Begitu kertas pembungkus itu terlepas sepenuhnya, mata Narumi membulat, tak percaya dengan apa yang dilihatnya. “Konyol, dia ingin menakuti ku atau apa?” gumam Narumi sambil tertawa kecil. Di hadapannya, berdiri sebuah boneka beruang raksasa dengan tinggi hampir dua meter, begitu besar sampai ia merinding di buatnya. “Tapi, aku terlalu tua untuk menerima ini,” sambungnya lirih. “Simpan saja,” sahut Bramastyo cepat. “Papa tahu kamu sangat menyukai boneka beruang.”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai komik mama boneka ku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status