PLAYER
"Hmm ... sorry, berantakan. Tapi asal kamu tau, ini kamar yang normal dimiliki orang-orang."
Ervin terkekeh geli. "Maksudmu, kamarku nggak normal?"
"Iya, kayak nggak pernah ditempatin."
"Itu karena ART di rumah terlalu rajin bersih-bersih aja."
"Nggak ada kamar mandi di dalem sini ya, kamar mandi ada di deket tangga satu, sama di antara kamarnya Abiel sama Aeriel satu," terang Arla yang kini menegang karena Ervin mulai membuka kancing kemejanya batiknya. "Kamu ... mau apa?"
Hot Chapters