Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Kakek

Rumah Kakek

“Yahhh …. Yaudah Kak, nggak pa-pa.” Kami memang keluarga sederhana, di rumah besar peninggalan kakek ini kami hanya ‘menumpang’ karena orang tuaku masih belum memiliki rumah sendiri. Walaupun terkadang, kami hanya makan dua kali sehari dengan menu yang sama seperti telur goreng, kami tak pernah mengeluh dan sudah biasa dengan keadaan seperti ini. Kami masih bisa tertawa bahagia seperti keluarga lainnya walaupun tak memiliki apa-apa.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
Selingkuh di Dunia Maya

Selingkuh di Dunia Maya

ucap Hajoon dengan bahasa Korea. Rena menatap kedua paruh baya di hadapannya, tak lama ia tersenyum. Hajoon menurunkan Rena dari gendongannya, membiarkan gadis kecil itu mendekati kedua orang tuanya. “Kakek, Nenek ....” Rena memanggil dengan bahasa Korea yang sudah sedikit ia mengerti. Beruntung pelatihan yang diberikan selama ini pada Rena, dapat diikut gadis kecil itu. Bahkan Rena menunjukkan betapa cepat beradaptasinya di a dengan lingkungan yang jauh berbeda dari tempatnya tinggal.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 220 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
Wonderstruck

Wonderstruck

“Hmmm, jangan marah, ya. Aku cuma kadang merasa takjub karena kamu bisa berbahasa Indonesia dengan baik. Padahal kamu lumayan lama ninggalin negara ini, kan?” Ji Hwan tersenyum maklum. “Oh, itu. karena memang di rumah kami terbiasa bicara pakai bahasa Indonesia. Aku malah nggak terlalu bisa bahasa Korea, tapi kakakku jago. Bahasa Inggris-ku agak lumayanlah.” Amara yakin, kalimat terakhir Ji Hwan tak sepenuhnya benar. Karena cowok itu tinggal lama di Singapura, mustahil dia cuma bisa berbahasa Inggris dengan kategori “lumayan” saja.
1026.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 658 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Ipakita ang mga Review (23)
Read
+Library
Indah Hanaco
Halo, kalian. Jangan lupa baca "Wonderstruck" dan masukin perpustakaan, ya. Ceritanya dijamin beda. Meski tokoh-tokohnya tergolong muda, tapi konfliknya adalah hal-hal serius di sekitar kita. Untuk kaum cewek, aku cuma mau bilang. Hati-hati dan selalu waspada.
naftalenee
I really really love this book, tapi agak bingung dengan perpindahan alur yang tiba-tiba bergeser nyeritain tentang tokoh lain (Amara) yang memakan porsi cukup banyak. Kayak dipaksa pindah ke universe lain gitu. I was like "lah ini Nef kok tiba-tiba ilang? Aku pikir tokoh utamanya dia?"
Basahin ang Lahat ng Review
UNFINISHED PAST

UNFINISHED PAST

"Apa?!?" Junki tersenyum kembali, sementara Chaira tampak mengingat-ngingat kata yang dilontarkan oleh pria di depannya. Itu adalah bahasa Korea, Chaira sering mendengarnya di drakor yang ditontonnya, kata-kata itu sering diungkapkan saat seseorang menyatakan suka. Walau sering menonton drakor, Chaira tetap tidak mahir berbahasa Korea. Namun kata-kata yang sering diungkapkan, selalu terngiang di kepalanya. Seperti yang baru saja diucapkan Jun Ki. "Ehm ..." Chaira berdehem, bersikap tidak memperdulikan lelaki yang tengah memperhatikannya.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
My Obsessive Ex

My Obsessive Ex

Lidah penduduk asli Korea sedikit kesulitan mengucapkan dengan benar nama-nama tertentu, terutama nama dengan abjad yang tidak ada di dalam aksara Korea. Nyonya Kim tertawa melihat tampang terkejut suaminya. “Aku juga kaget saat dia menyebutkan namanya,” aku Nyonya Kim. “Kebetulan sekali,” sahut Tuan Kim. “Kami juga bermarga Kim. Bagaimana kalau kau menjadi bagian dari keluarga kami, Nak?”
1075.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Ipakita ang mga Review (38)
Read
+Library
Lathifah Nur
Hai sobat readers, Mulai hari ini, author bakal memecah bab My Obsessive Ex agar koin untuk buka babnya lebih murah. Satu bab akan dipecah menjadi dua. Tidak ada perubahan pada alur cerita. Jadi, bagi sobat readers yang udah baca sampai tamat, tidak perlu lagi membaca bab 89 dst. Terima kasih.
Anneke Silvana Sambouw
sebagai pembaca aku punya kebiasaan jelek, kalo endingnya sesuai harapan bisa baca berulang2 sampe puluhan kali, kalo enggak sesuai cukup sekali aja. huhu...aku bakalan baca novel ini sekali aja, tapi ceritanya menarik ...
Basahin ang Lahat ng Review
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

“Kalau kamu maunya apa?” “Hm, kalau digabung dari nama kita, tapi bukan Ramaria, apa ya?” Maria berpikir. Aku juga berpikir, namun gabungan namaku dan namanya yang hanya ada di kepalaku adalah Ramaria. “Hm, R sama M ya,” kataku. “Agak susah ya kalau digabungin. Aku cuma tau Ramaria aja, tapi kan itu nama rumah kita.” Maria tertawa.
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

tanya Mama Salsa dengan segala keingintahuannya. "Korea," jawab Ken singkat. "Korea?" batin Nara dengan kening mengkerut dalam. Memangnya, ada apa di Korea? Kenapa Keenan memilih negara itu, sementara masih banyak negara lainnya yang bisa menjadi tempat honeymoon? Meski begitu, dan apa pun alasan Keenan ... Nara senang bisa pergi ke Korea—salah satu negara yang sangat ingin dikunjunginya. "Sebelum itu, kami akan pindah rumah dulu," imbuhnya. Lagi-lagi berhasil membuat Nara tersedak.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Obrolan kami pagi itu seperti biasa. "Bang, Abang pande bahasa Korea?" kucoba memancing pembicaraan. "Mana pande Abang, Dek," "Kenapa teman F******k Abang ada yang orang Korea?" pancingku lagi. "Mana ada, Dek?" Ah, bagaimana lagi caraku untuk memancing, kenapa aku harus menunggu ditanya? Akan tetapi jika suami tak keberatan. Buat apa aku pikirkan?
9.8582.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 19.2K Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Ipakita ang mga Review (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Basahin ang Lahat ng Review
(Not) Just Married

(Not) Just Married

Ia penasaran karena ia belum pernah melihat Jihan masuk ke area kantin membuat Vidi berpikir apa ada yang salah dengan kantinnya? "Tentu boleh," jawab Jihan dengan mata berbinar. "Kajja!" ucap Jihan yang membuat Vidi mengerutkan keningnya. "Kajja? Siapa itu?" Jihan menepuk pelan dahinya, gara-gara membahas korea. "I-itu artinya Ayo. Itu bahasa korea." "Ah bahasa korea ya. Kau sangat suka korea?" Jihan menggangguk-anggukan kepalanya sambil berjalan mengikuti langkah Vidi. "Sangat suka. Lagunya, artisnya, dramanya, semuanya."
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang bahasa koreanya rumah kita
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status