BERCINTA DENGAN HANTU
BRAKKK
Mbok Rah menutup pintu kamarnya keras, dia seperti marah, entah apa yang dimarahkan, setelah pintu tertutup, terlihat mbok Rah menarik nafas kasar
“Kenapa kamu gegabah ... “ ujar mbok Rah berkacak pinggang, nafasnya memburu
Hening,
“Kalau kamu tidak sabar, maka misi kita akan gagal, dan aku menyerah membantumu” mbok Rah menggeram marah, dia memajamkan matanya utnuk menetralisir kemarahannya, bagaimanapun dia menyayangi sosok yang sedang dimarahinya ini, tapi dia sangaat geregetan dengan ketidak sabarannya, padahal sebuah misi itu harus di lakukan dengan kehati-hatian, dia dengan susah payah masuk di keluarga ini, maka dia akan melakukannya dengan penuh perhitungan, tidak boleh gegabah
Sikat na Kabanata