Behind Her Pride
Angel menutup kedua telinga dengan kuat, bola matanya bergerak lincah, toilet yang didominasi warna putih bersih itu mendadak mengabu, memekat lantas menjadi gelap total di matanya.
Bruk!
Tubuh Angel ambruk, ia beringsut mundur ketika melihat seorang perempuan berlumuran darah sedang merangkak dan mengulurkan tangan ke arahnya seperti meminta bantuan. Angel menggelengkan kepalanya, ia mulai menangis histeris dan berteriak tidak ingin ikut dengan perempuan mengerikan itu.
“Tidak ... aku tidak mau ikut denganmu hiks ... hiks ... tidak ... aku tidak sama denganmu! Pergi, pergi kau, pergiiii!!!”
Hot Chapters