Bicara soal majalah legendaris seperti Playboy, memang selalu bikin penasaran ya. Dulu sempat ada edisi Indonesia sekitar tahun 2006-an, tapi kontroversinya gila-gilaan sampai akhirnya dibredel. Gw pernah iseng nyari arsip digitalnya beberapa tahun lalu, dan ternyata susah banget ketemu versi lengkap yang legal. Beberapa blog zaman dulu sempat nge-share PDF edisi tertentu, tapi sekarang kebanyakan udah mati atau dihapus karena copyright. Kalaupun nemu, biasanya cuma sampul atau 2-3 halaman doang. Lucunya, justru di forum kolektor fisik malah lebih gampang nemu orang yang jual versi bekasnya dengan harga selangit.
Menurut pengalaman gw, media yang kontroversial kayak gini emang jarang diarsipin secara resmi di internet. Kadang ada yang nyoba upload di situs underground, tapi risikonya gede banget. Kalau penasaran sama kontennya, mungkin bisa coba cari majalah sejenis dari negara lain yang lebih terbuka soal digital archive, kayak edisi Jerman atau Meksiko. Tapi ya itu, harus siap-siap pakai VPN dan waspada sama malware. Gw sendiri akhirnya nyerah dan memutuskan buat koleksi majalah lokal yang lebih mudah diakses, kayak 'Popular' atau 'FHM' versi lama.