Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Aku adalah seorang anak yang berasal dari kampung kumuh yang jatuh cinta pada Damon Vindaya, bos mafia yang paling ditakuti di Kota Yana. Selama lima tahun, aku adalah miliknya. Aku menahan sembilan peluru demi dia. Dia akan mencium bekas lukaku saat aku berdarah dan hampir mati untuknya, memelukku erat, dan mengalungkan kalung ratu di leherku. Kemudian, begitu aku pulih, dia akan meniduriku sampai aku kehilangan kesadaran, dengan gairah yang terasa seolah-olah tak akan pernah berakhir. Aku pikir kami akan menghabiskan hidup bersama. Aku pikir dia akan menikahiku. Namun, pada malam kebersamaan kami yang ke-999, dia mengatakan bahwa dia telah bertunangan dengan Bianca, seorang putri mafia dari keluarga rival. Aku menahan air mataku. Dia hanya mencengkeram daguku, mengembuskan asap rokok ke wajahku, lalu tertawa. "Kamu nggak benar-benar berpikir bisa menikah denganku, 'kan, Nora? Mari kita luruskan saja. Kamu itu cuma kuanggap sebagai alat pemuas nafsuku saja, bukan pasangan. Kamu adalah karya seni yang aku koleksi, hewan peliharaan yang aku miliki." Hewan peliharaan. Itu saja yang pernah dia inginkan dariku. Sebagai gantinya, aku pun mengambil ponsel sekali pakai dan mengirim pesan. [ Aku terima tawaranmu. Tiga hari. Keluarkan aku dari Kota Yana. ]
4.9K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Saat Janji Manismu Tak Lagi Berarti

Saat Janji Manismu Tak Lagi Berarti

Aku baru berusia tujuh tahun ketika Bima Ammar memungutku dari jalanan. Sejak saat itu, aku resmi menjadi belati yang dia sembunyikan di balik bayang-bayang. Di usia delapan tahun, aku mulai menggenggam pisau. Di usia 15, aku menghancurkan musuh-musuhnya hingga tak bersisa. Bahkan di hari ujian kelulusan sekolah, aku masuk ke sarang penculik seorang diri demi menyelamatkannya, pulang dengan tubuh yang terkoyak 17 luka tusukan. Sejak saat itu, dia memanjakanku habis-habisan. Begitu aku mencapai usia legal, dia langsung menarikku untuk mendaftarkan pernikahan. Dia berjanji dengan penuh penekanan, berbisik di telingaku, "Rhea, aku akan mencintaimu selamanya." Tubuhku penuh dengan bekas luka yang mengerikan, tetapi setiap malam, dia selalu mendekapku erat dalam pelukannya. Bibirnya yang hangat akan menyapu setiap inci luka itu, lalu berbisik di tengah keintiman kami yang menyesakkan, "Rhea, kamulah yang paling suci. Jangan pernah tinggalkan aku." Aku sempat memercayai kata-kata itu dengan segenap jiwaku. Sampai akhirnya, aku memergoki sosok wanita idaman yang selama ini dia simpan di luar sana. Dia pikir rahasianya tertutup rapat. Dia tidak tahu bahwa di belakangnya, aku diam-diam telah lolos seleksi masuk universitas. Dan gadis yang dia puja-puji dengan sepenuh hati itu, ternyata adalah teman baikku sendiri di kampus.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Setelah didorong oleh cinta pertama suamiku dari tangga, aku mengalami keguguran anak kedua dan akhirnya mati di sudut tangga rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan. Menjelang ajal, putraku yang berusia enam tahun menangis sambil memohon pada ayahnya untuk menyelamatkanku. Untuk pertama kalinya, Ridwan hanya mencibir. "Sekarang ibumu pintar ya, pakai anak untuk berlagak pura-pura menyedihkan demi menipuku." Setelah itu, dia malah menepis tangan anakku dan pergi tanpa belas kasihan sedikit pun. Kedua kalinya, anakku mengatakan aku terus mengeluarkan banyak darah. Ridwan hanya berkata dengan jengkel, "Jangan berlebihan, cuma keguguran saja, bukan masalah besar. Dia itu memang paling manja!" Ridwan bahkan mengusir anakku, lalu memerintahkan dokter agar tidak boleh ada seorang pun yang merawatku. "Semua gara-gara aku terlalu memanjakannya. Kalau nggak merasakan penderitaan, dia nggak akan pernah tahu kesalahannya." Terakhir kalinya, anakku berlutut di depan Mariana sambil terus-menerus memohon. Ridwan murka dan memerintahkan pengawal untuk melempar tubuh mungil anakku yang penuh luka keluar dari ruang rawat, serta membiarkannya menjadi bahan tertawaan. "Kalau berani mengganggu Mariana lagi, aku akan segera mengusir ibumu dari Keluarga Dariawan dan dia nggak boleh bertemu denganmu selamanya!" Anakku merangkak kembali ke sisiku dengan meninggalkan bekas darah yang panjang di lantai. Kali ini, keinginanmu tercapai ... aku dan anakmu sudah menjadi mayat yang dingin. Seumur hidup, takkan pernah lagi bertemu denganmu.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Si ALFA BIKER YANG MENJADI MATE KEDUA KESAYA

Si ALFA BIKER YANG MENJADI MATE KEDUA KESAYA

“Kamu hanya seperti saudara perempuan bagiku.” Itulah kata-kata yang benar-benar mematahkan punggung unta. Bukan setelah apa yang baru saja terjadi. Bukan setelah malam panas, tanpa napas, yang mengguncang jiwa kita, saat tubuh kita saling terpilin satu sama lain. Aku tahu sejak awal bahwa Tristan Hayes adalah garis yang seharusnya tidak aku lintasi. Dia bukan sembarang orang, dia sahabat kakakku. Pria yang sudah bertahun-tahun aku inginkan secara diam-diam. Tapi malam itu… kami sama-sama hancur. Kami baru saja mengubur orang tua kami. Dan kesedihan itu terlalu berat, terlalu nyata.... sehingga aku memohon agar dia menyentuhku. Agar aku bisa melupakan. Mengisi keheningan yang ditinggalkan kematian. Dan dia melakukannya. Dia memelukku seolah aku sesuatu yang rapuh. Menciumku seolah aku satu-satunya hal yang dia butuhkan untuk bernapas. Lalu meninggalkanku berdarah dengan enam kata yang membakar lebih dalam daripada penolakan mana pun. Jadi, aku melarikan diri. Menjauh dari segala hal yang menyakitiku. Sekarang, lima tahun kemudian, aku kembali. Baru saja menolak mate yang menyiksaku. Masih membawa bekas luka dari pup yang tak sempat aku gendong. Dan pria yang menungguku di bandara bukan kakakku. Itu Tristan. Dan dia bukan pria yang kutinggalkan dulu. Dia seorang biker. Seorang Alpha. Dan saat dia menatapku, aku tahu tak ada lagi tempat untuk melarikan diri.
268 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

Danendra Sanjaya merasa tertarik pada seorang wanita cantik yang ditemuinya di kelab X. Danendra yang baru kembali dari luar negeri tidak tahu, wanita itu adalah Maharatu seorang aktris yang tengah bersinar. Sebagai seorang casanova cap kadal, Danendra tidak menyia-nyiakan kesempatan saat melihat Maharatu mabuk berat. Tanpa berpikir dua kali, Danendra membawa Maharatu ke hotel di dekat kelab. Maharatu yang mabuk mengira Danendra adalah Bagaskara--suaminya. Keduanya hampir saja terlibat ONS, tapi Maharatu menyadari kalau pria yang sedang mencumbunya bukanlah suaminya. Maharatu mendorong tubuh Danendra lalu bersembunyi di kamar mandi. Keesokan paginya Maharatu terkejut karena dia tertidur di samping Danendra. Buru-buru Maharatu melarikan diri sebelum Danendra bangun. Danendra yang kesal karena ditinggal kabur mencari tahu tentang Maharatu. Pria itu sempat mencibir saat tahu Maharatu hanyalah seorang istri kedua. Pertemuan kedua mereka menjadi titik balik Danendra yang semakin ingin menggali lebih dalam tentang Maharatu. Pasalnya dia bertemu Maharatu dengan keadaan yang sangat memprihatinkan. Wajah, leher, dan tubuh wanita itu penuh luka lebam. Bahkan dengan lantang Maharatu bilang Danendra hampir membuatnya mati. Keberuntungan berpihak pada Danendra, Bagaskara mencari bodyguard untuk menjaga istri keduanya itu. Alhasil Danendra menyamar menjadi bodyguard untuk Maharatu. Disini Danendra tahu kenapa Maharatu bersedia menjadi istri kedua yang menderita. Danendra bertekad akan melepaskan Maharatu dari cengkeraman Bagaskara dan membuat wanita itu merasakan kebahagiaan yang tidak pernah dia rasakan sejak kecil. Terlebih saat Danendra dan Maharatu sudah saling jatuh cinta berbagai cobaan dan halangan merintang di hadapan keduanya. Mampukah mereka meraih kebahagiaan yang sejati? Lalu mampukah Maharatu lepas dari cengkraman Bagaskara yang kejam?
104.7K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Aku punya sembilan nyawa, dan enam nyawa sudah kuhabiskan untuk Rico. Kali pertama, aku tertimbun dalam longsoran salju saat mencoba menyelamatkannya. Air dari lelehan salju memenuhi mulut dan hidungku. Kali kedua, aku diburu oleh musuhnya dan ditusuk 24 kali hingga tubuhku hancur lebur. Awalnya, dia gemetar dan berjanji tidak akan menyakitiku lagi. Pada kali ketujuh, dia sudah terbiasa dan sengaja menabrakkan mobilnya padaku hanya untuk menyenangkan seorang wanita. "Nyawanya nggak ada harganya. Asal kamu bahagia, dengan senang hati aku suruh dia mati 99 kali." "Kamu mau lihat kematian macam apa lagi? Aku akan mengaturnya sesuai keinginanmu." Aku terhempas sepuluh meter jauhnya seperti baju bekas yang terkoyak. Darah segar mengucur dari mulut dan hidungku. Namun, aku tersenyum dan menghitung dengan jariku. "Dua kali lagi, utang budiku akan terbayar lunas." Rico Sarihan tidak tahu aku hanya punya sembilan nyawa. Setelah aku mati untuk kesembilan kalinya, aku tidak akan kembali lagi. Ironisnya, saat aku benar-benar mati, dia memeluk erat mayatku yang hangus dan berbau busuk itu, tidak mau lepas. Air matanya bercucuran tak terkendali. "Tiara, kumohon bangunlah. Jangan tega begini sama aku. Kelak aku nggak akan biarkan siapa pun menyakitimu lagi." Sayangnya, tidak akan ada lagi seseorang yang menghapus air matanya dengan tangan gemetar berlumuran darah.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
FALLING FOR THE BEAST

FALLING FOR THE BEAST

Xander duduk, tersenyum samar memandangi tiap ruang pertemuan ini-markasnya-beserta semua orang-orang yang tidak akan bisa berkutik di bawah kuasanya. Dengan satu tarikan di pinggang, Crystal terduduk di pangkuan Xander. Menjadi mainannya. Crystal terbelalak, nyaris memekik ketika jemari dingin Xander menyusuri belahan pahanya lewat belahan gaunnya yang panjang. Terus naik. Lalu, mengelus pelan di sana. Sialan. Rencananya memang seperti ini, tapi tidak sampai seperti ini. "Duduklah. Mulai rapatnya." Xander berkata malas pada orang-orangnya yang masih berdiri kaku, menunggu perintah selanjutnya. "Aku ingin melakukannya dengan dia di pangkuanku." * * * Crystal Leonidas; the Perfect Princess! Hidupnya sempurna. Putri bungsu Billionaire nomor satu dunia, cantik, pintar, dengan Aiden Lucero; lelaki bak prince charming yang mencintainya. Melindunginya dari segala hal. Bersama Aiden, Crystal percaya ia tidak membutuhkan apa pun lagi. Hingga, tatapan Crystal bertemu dengan mata indah Xander William. Hangat tapi kelam. Menenangkan sekaligus menakutkan. Bukan rahasia lagi jika seketika itu Crystal terjatuh pada lelaki asing itu. Cepat, keras dan dalam. Percikan perasaan itu terasa menakutkan, berubah menjadi api, lalu menjelma menjadi rasa mendamba yang kuat. Terlarang, tapi memanggil-manggil untuk ia lewati. Ketika bibir Xander membakar tubuhnya dengan ciuman, Crystal tahu ia sudah melanggar batas. Batas berbahaya. Sayangnya, tidak ada jalan kembali. He is a Beast. A cruel beast who can kill you and throw your body in the east. So, what happened next when Crystal realizes that she already Falling For The Beast?
1027.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Pengantin Pengganti Milioner Mandul

Pengantin Pengganti Milioner Mandul

Elena Vorontsov ( 21 tahun ) diasingkan ke desa Bergdorf selama empat belas tahun oleh ayah kandungnya sendiri. Namun, ia tiba-tiba dijemput dan dipaksa menikah dengan Meix Dalton (30 tahun), pria yang terkenal dingin dan juga mandul agar bisa menguasai harta warisan ibunya. *** Meix melepas kancing kemejanya satu-persatu hingga dadanya yang bidang terbuka lebar. Cahaya lampu temaram menyinari ototnya yang atletis. Mata cokelat Meix tak berpaling dari Elena yang semakin menjauh. Meix mengangkat paksa dagu Elena—membuat tatapan mereka akhirnya bertemu. "Buka gaunmu di sini," perintahnya dingin. "A-apa?" tanya Elena dengan mata membulat. Sudut bibir Meix terangkat. "Kenapa kaget? Kau istriku. Buka bajumu di hadapanku." Tubuh Elena menegang. Kelopak matanya bergerak cepat. Kakinya melangkah semakin mundur, namun dengan cepat Meix menarik pergelangan tangannya membuat Elena terjerembab ke dalam pelukan Meix yang tinggi dan kokoh. Lengannya yang kuat melingkar di pinggang Elena—merapatkan ke perutnya tanpa kelembutan. Ia menarik tengkuk istrinya itu, lalu menekan bibirnya dalam ciuman kasar, tanpa rasa. Elena tersentak. Ia mendorong dada Meix sekuat mungkin. Berusaha melepaskan diri dari cengkeraman suami yang tak diinginkannya itu. Nafasnya memburu, tangannya bergetar hebat. "Maaf, Tuan. Aku rasa... tidak seharusnya kita melakukan itu," ujar Elena. Nada suaranya cepat dan tidak teratur. Wajahnya terus tertunduk seolah enggan menatap kebringasan suaminya. *** Bagaimana perjalanan pernikahan Elena dengan pria kasar dan arogan itu? Akankah ia mampu membuat Meix jatuh cinta padanya? Atau... Justru membuatnya semakin terpuruk?
101.9K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Risa Bluesaphier
Sebagai pria bangsawan dengan gelar ksatria pedang agung yang cukup disegani pada banyak medan pertempuran, Lorant sering menjadi bahan pembicaraan gadis-gadis bangsawan. Wajahnya yang memiliki tulang rahang tegas, dengan hidung bagaikan terpahat sempurna yang memisahkan kedua mata coklat setajam elang berbingkai alis berbentuk golok tebal, membuatnya sangat berkharisma. Tubuh atletisnya yang dipenuhi guratan luka akibat perang, justru semakin membuatnya terlihat gagah. Bahkan para gadis sering membual bahwa dia tahu berapa jumlah bekas luka yang ada di tubuh Lorant, untuk menimbulkan asumsi bahwa dirinya cukup intim dengan Lorant. Tetapi Lorant justru mencintai Benca, gadis biasa yang tinggal terisolir di tepi hutan selama delapanbelas tahun. Hubungan cinta mereka menghasilkan dua orang anak kembar, Lovisa dan Edvin. Lorant tidak menyangka kisah cintanya bersama Benca merupakan awal perjuangan panjang dan pertarungan mental yang kerap membuatnya frustasi. Selain harus menghadapi kecemburuan Ivett, wanita bangsawan yang telah dijodohkan dengannya dan berusaha mati-matian untuk melenyapkan Benca dengan cara apapun, Lorant juga harus menerima kenyataan, bahwa Benca adalah putri kandung dari bibinya sendiri, seorang wanita bangsawan kelas atas penganut satanisme yang sering melakukan ritual berupa mandi darah perawan, dan telah menculik Lovisa, untuk dijadikan korban ritual. Dengan segala kemampuannya, Lorant berusaha melindungi dua wanita yang paling dicintai dalam hidupnya dari cengkraman bibi sekaligus ibu mertuanya yang haus darah.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Sepuluh tahun lalu, mereka menghancurkan dunianya. Reihan hanyalah remaja yatim yang malang ketika tiga penguasa sekolah, Ardian sang calon politisi, Bimo sang atlet beladiri, dan Mariska sang "Ibu Peri" media sosial memfitnahnya, menghancurkan masa depannya, dan meninggalkan bekas luka jahit permanen di alisnya. Mereka tertawa saat kacamata tebalnya diinjak hingga hancur, membiarkan Reihan tenggelam dalam kegelapan tanpa harapan. Sepuluh tahun kemudian, kegelapan itu balas menatap mereka. Reihan kembali. Bukan lagi sebagai pecundang yang lemah, melainkan sebagai sosok misterius di balik tudung hitam dengan sepasang mata Icy Blue yang membekukan. Ia adalah "Hantu Digital" peretas jenius yang mampu meruntuhkan reputasi, mengunci aset bank, dan membongkar rahasia paling busuk hanya dengan satu ketukan tombol Enter. Satu demi satu, istana megah yang mereka bangun di atas penderitaan Reihan mulai retak. Ardian melihat karier politiknya hancur saat videotron kampanyenya menampilkan dosa masa lalunya. Mariska kehilangan topeng kecantikannya saat dunia melihat sisi iblisnya di depan jutaan pengikut. Bimo gemetar ketakutan saat masa lalunya datang menagih "jahitan" yang belum selesai. Reihan tidak menginginkan permintaan maaf. Ia menginginkan kehancuran total. Dalam 70 hari, ia akan memastikan para predator itu merasakan bagaimana rasanya menjadi mangsa di dunia yang mereka anggap milik mereka sendiri. "Sepuluh tahun aku menanti. Sekarang, bunganya sudah cukup besar untuk kalian bayar dengan nyawa."
172 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as bekas ciuman leher
Read
+Library
PREV
1
...
171819202122
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status