Marriage Express
ucapnya menunjukkan jemari tangan kanan.
Ia menatap Liam dengan sedih—setengah menggerutu—memandang jemari tangannya. “Udah dikasih materi banyak dari tadi pagi, bahas jawaban. Eh, menjelang sore ada catatan lagi. Tangan gue sakit, agak merah karena terlalu tekan di pulpen waktu mau nulis,” merajuk, tampak mencurahkan isi hatinya.
“Sini, aku usapin aja,” tawarnya dan Indira membiarkan pria itu mengusap lembut jemari tangan kanannya, terutama yang masih menyisakan warna merah di kulit jemari.
Hot Chapters