Dikira Melarat Usai Bercerai
kataku tak mau kalah.
“Hahaha! Coba kalau kamu berani. Aku tuntut ke pengadilan atas nama pencemaran nama baik. Oke, aku kirim, ya. Awas kalau nggak kamu posting! Belagu amat, kaya punya akun F******k. Emangnya punya? Situ kan, cupu. Cuma perempuan rumahan dungu yang nggak tahu apa-apa. Ngertinya hanya minta duit doang. Sama satu lagi, ngangkang kaya kucing kurapan yang seleranya sama nasi basi. Ngenes banget sama kamu, Lis. Jadi cewek nggak ada bagusnya. Setelah menjanda ini, jangankan laki-laki, jin aja kalau ngelihat kamu, auto ngelepeh!”
Jantungku seperti tengah diremas-remas dengan tangan gorila. Ucapan Mas Bintang jelas sangat menyakitkan, lebih menyakitkan daripada ketimpuk sempaknya
Sikat na Kabanata