Konten Marriage
Ana mengambil sapu tangan warna merah jambu dari dalam saku jaket, mengusap pipi Lukman.
"Jangan menangis, kamu pria besar, pria kuat. Aku yang salah. Jadi, maaf ya, kita ... kita bersahabat saja--bukan, kita kakak-adik saja, ya. Sekali lagi maaf." Ana berjalan cepat menuju salah satu rumah singgah. Ia masuk ke sana. Beberapa gadis kru yang sembari tadi menyimak dari teras rumah, ikut masuk mengejar Ana.
Sisa kru bingung harus apa. Perlahan mereka melangkah menjauh menuju pub. Kevin merangkul Lukman dari samping.