Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya
“Astaga, Rian. Gak modal banget, ya, main petik bunga Tante sembaranagn. Si mawar itu sudah Tante anggap kayak anak sendiri,” cerocos Tante Erni, menatap iba pada tangkai bunganya yang sudah dipetik.
“Duh, Tante ini berlebihan. Aku ini juga kan anak Tante. Bunganya juga kuambil cuma satu tangkai, itupun untuk menyenangkan hati calon menantu Tante.”
الفصول الرائجة