Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hantu Vila

Hantu Vila

Aku heran kenapa warga kampung ini nggak ada yang mau menemani kami. “Kenapa nggak ada yang mau temani kita, Din?” tanyaku sambil menutup pintu rumah. “Mungkin karena Mbok pernah jadi dukun santet.” “Dukun sa… santet?” aku mengerutkan dahi. Dinda tidak pernah cerita soal ini. “Iya. Dulu mbokku terkenal sebagai dukun santet. Banyak orang dari kota yang datang ke kampung ini cuman buat minta bantuan ke mbokku.”
9.917.2K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Menikah dengan Pria Buruk Rupa, Ternyata Dia ....

Menikah dengan Pria Buruk Rupa, Ternyata Dia ....

Aku biarkan bakwan yang baru masuk penggorengan, lalu duduk di kursi plastik di samping Bi Marni yang tengah memotong sayuran. "Masalahnya banyak. Dari mulai ekonomi, sampai ucapan suami yang nyelekit di hati. Ada juga campur tangan mertua yang bikin Bibi enggak betah dan akhirnya minggat dari rumah. Tapi, ya gitu. Kalau orang kampung mah, apa-apa dibicarakan, direnungkan sampai mendapatkan jalan tengah. Enggak kayak anak-anak jaman sekarang, ada masalah langsung pisah. Berantem dikit, pergi ke pengadilan. Kalau Bibi mah enggak. Dibujuk, disayang-sayang, pulang lagi. Namanya juga baru beberapa tahun menikah, pasti banyak cobaannya." Aku manggut-manggut mendengar cerita Bibi. Cerita seperti i
9.8426.9K viewsOngoingAdded to Library 14.5K Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Ah, entahlah. Ribet ternyata hidup di kampung. Meski kekeluargaannya cukup erat tak seperti di kota yang cenderung individualis, tapi di sini salah sedikit saja jadi bahan gosip yang tak ada habisnya. "Rum ... Ningrum!" Entah siapa yang memanggil, gegas setengah berlari keluar rumah. Belum sampai teras kulihat Budhe Narni sudah nyelonong ke dalam. Dia duduk di kursi rotan milik ibu dengan wajah memelas.
10100.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Kencan Buta Setelah Pulang Kampung

Wajahnya memang sudah lolos ujian. “Nad, kenapa kamu kelihatan nggak fokus? Tenang saja, Ayah nggak akan paksa kamu. Kalau kamu nggak suka, kita bisa pulang.” Ayah mengantarku untuk pergi berkencan buta. Aku meremas pegangan tas ranselku sembari menunduk. Aku tidak berani mengatakan bahwa aku bukan hanya pernah bertemu dengan Roger, kami bahkan tidak sengaja pernah berhubungan intim. Selain itu, aku juga diam-diam melarikan diri tadi pagi dan meninggalkannya sendirian di kamar hotel.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Pesona Istri dari Kota

Pesona Istri dari Kota

ucap ibu mertua lembut. "Bang, yok bangun kita doa bareng." Aku ajak suamiku bangun dan berdoa bersama. Saat kami selesai berdoa, suamiku langsung membuka tv dan menonton berita di pagi hari ini. Aku cuci muka dan gosok gigi ke kamar mandi. Yah, setelah ekonomi keluarga kami perlahan membaik disaat sawit milik kami sudah berbuah, aku dan suamiku merenovasi rumah mertuaku di kampung. Lengkap dengan kamar mandi di rumah. Sehingga tidak lagi buang kotoran di sembarang tempat seperti saat aku pertama menginjakkan kaki di kampung ini. Karna jauhnya ambil air bersih seringnya cebok hanya pakai daun-daunan tumbuhan liar yang ada di ladang dimana kita akan membuang hajat dengan cara bersembunyi, seb
103.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

#Petaka_Malam_Tahun_Baru Bab 23 : Pulang Kampung “Novelnya bagus, ya, Mbak?” “Ceritanya tentang apa itu?" “CCTV isinya hantu semuakah?” “Saya juga suka cerita horor loh, nanti boleh pinjam, ya!” Itulah ocehan pria di sampingku yang membuat aku sedikit jengah, padahal tadi yang duduk di sini bukan dia. Entah ke mana pergi anak remaja yang seusia adikku itu?
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 293 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

Selain malu, aku juga sungkan untuk memperlihatkan wajah melasku. “Kamu kira aku terkena virus corona, sampai-sampai aku harus di karantina ke desa dan diasingkan ke sana. Aku di desa itu liburan serta ingin lebih mengenal kehidupan di sana.” Aku begitu semangat menjelaskan apa saja yang kualami di kampung halaman istriku. Termasuk putih-putih di pinggir jalan malam itu. Tapi, ternyata benda tersebut adalah karung yang tergantung di pohon. “Aku di sana juga mengerjakan proyek. Kubangun rumah ibu mertua dan juga rumah Allahh.” Aku yakin ketika mereka mendengarkan ceritaku yang penuh inspirasi ini, tidak akan ada lagi yang mengejek.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

Untuk menetralkan debaran di dada, aku menyuapi makan untuk Ica. Mungkin hal demikian wajar saja bagi orang asing. Namun, lain dengan orang Jawa asli. Apalagi hidup di kampung. Jangankan sembilan bulan, satu tahun saja sudah pasti banyak digunjingkan. Dibicarakan yang bukan-bukan. Aku tahu sendiri hal ini, saat tetangga kampung sebelah. Rumahnya cukup jauh, tetapi kabarnya beredar saat aku berbelanja di warung Mbak Tatik. "Udah g*tel mungkin itu si Siti, nggak tahan banget. Lakinya belum lama meninggal, udah nikah lagi," demikian tanggapan miring yang kudengar dari orang-orang.
1054.3K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Ketiga gadis itu berpandangan, lalu menggeleng cepat. "Memang bener begitu, Bu?" tanya Laura penasaran. "Kampung-kampung di Negeri ini kan beda-beda. Ada yang masih tradisional, terbelakang, terpencil dan terluar juga. Tapi banyak juga yang masih status kampung, tapi mulai tersentuh gaya hidup modern. Kalau di kampung ibu memang tidak ada warung nasi. Sekali seminggu ada yang jual lontong sama pecal. Jadi, benar kata Santi, kalau gak masak ya numpang ke rumah mertua aja," kekehku karena melihat mulut mereka membulat. Begitu menjiwai semua ucapanku. Mereka jadi ikutan tertawa.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
Sentuhan Panas Bos Suamiku

Sentuhan Panas Bos Suamiku

"Katanya untuk malam pertama." Rania menganga tidak percaya. "Aku sedang hamil tujuh bulan, untuk apa memakai madu kuat?" "Haha, mereka sangat absurd," sahut Yetty geli. "Bukankah orang kampung memang begitu? Istri hamil besar pun tetap dianggap gas. Lihat kepala kampung, istrinya empat, semuanya hamil bergantian." Rani tergelak. Tawa mereka pun memenuhi rumah malam itu. Ada rasa lelah, ada rasa gugup, tapi lebih banyak bahagia yang mengalir tanpa dipaksa.
9.9246.4K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as cerita ngentot di kampung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status