Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Cinta dan Takdir

Antara Cinta dan Takdir

jawab Gentara yang terdengar aneh bagi ku. Kenapa dia tidak menyukai senja? Padahal senja sangat memanjakan mata bagi siapapun yang melihatnya. Oh, apa karena Gentara bukan manusia, jadi dia tidak menyukai senja. "Kenapa? Menurutku suasana ketika matahari terbenam sangatlah indah. Apa yang membuatmu tidak menyukainya?" tanyaku penasaran. "Aku tidak menyukai senja karena disaat itu aku harus kembali menjadi peri. Aku tidak bisa menemani mu jikalau malam tiba. Menyebalkan, bukan?"
104.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as saat senja
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

"Sorry, sorry. Handphone gue di dalem tas, jadi nggak kedengeran. Di sini bising banget." "Ya udah kalau gitu. Karena kamu udah ketemu sama temen-temnmu, aku ke depan lagi, ya," pamit Reno pada Alisya. "Terima kasih, Kak," ujar Alisya dengan debaran di hatinya. Reno tersenyum kecil. "Sama-sama." Reno pun berlalu pergi. "Hei, itu mata kondisikan. Inget, lu udah ada yang punya," sarkas Aryo.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as saat senja
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as saat senja
Read
+Library
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Dhani belum sempat menyelesaikan kata-katanya, namun Carine sudah keburu memotongnya. “Emang iya tadi aku bilang gitu?” Dhani hanya tersenyum. “Mungkin aku salah dengar.” Dhani kembali menyiram telapak tangan Carine yang terluka, kali ini Senja hanya diam membiarkan tangan lembutnya berada dalam kekuasaan Langit.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as saat senja
Read
+Library
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Di tengah ocehan sahabatku yang tiada henti, suasana hatiku mulai membaik. Tiba-tiba, aku melihat sosok yang sangat familiar. Tira juga melihatku. Di matanya ada tatapan sinis penuh kemenangan. Dia berjalan mendekat dengan angkuh. “Eh, Kak Ella! Kok kamu di sini? Kamu nggak tahu seberapa susahnya Richard mencarimu?”
8.2K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as saat senja
Read
+Library
Berondong Buleku

Berondong Buleku

Luna mendorong pelan Richo yang sudah duduk di sampingnya. "Aku gak ngagetin, kamunya aja yang ngelamun. Emang ada apa di atas sana?" Richo kini turut menengadahkan kepalanya. "Senja!" Tunjuk Luna pada langit. "Wah ... Kamu suka liat senja ya?" "Ehm! Warna jingga itu warna yang paling indah menurut aku." "Oke, kalau gitu, nanti kalau kita punya anak, cowok namanya Senja, kalau cewek Jingga. Gimana?"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as saat senja
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Alana bertanya kembali dengan penasaran “Panggil aku senja, karena kita bertemu saat ini di waktu senja” terang Senja “Maaf, aku berbohong namaku, tetap suatu saat nnati kamu akan mengetahui namaku yang sebenarnya” bisik Senja dalam benak “Baiklah. Aku akan memanggilmu senja” kata Alana melanjutkan rebahan di rerumputan “Hei, mengapa kamu hanya tidur dan mengamati angkasa kalau kamu bisa melakukan hal yang jauh luar biasa” kata Senja
107.4K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as saat senja
Read
+Library
Pengantin Kecil Tuan Xavier

Pengantin Kecil Tuan Xavier

ucap Namilea. Senja terdiam dengan masih menatap paper bag besar yang ada di tangannya. Entah gaun seperti apa yang ada di dalamnya, yang pasti Senja berharap bukan gaun yang sexy sebab ia memakai hijab. Senja pun terpaksa mengangguk dan tersenyum lembut. “Baik, Mama. Nanti akan Senja pakai.” Namilea tersenyum, “Nanti Mama atau Sheinafia yang akan mendandanimu, jangan khawatir.”
9.854.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as saat senja
Read
+Library
LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH

"Hay, Senja. Masih ingat aku?" ***
1045.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as saat senja
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as saat senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status