Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
Romansa
1023.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

Peringatan! Novel ini berisi adegan dewasa seperti adegan sexual, percintaan, kekerasan, darah, pastikan usia anda sesuai rating buku ini. Wanita tersebut memperkenalkan diri, matanya menyala bagaikan serigala menjaga wilayah kekuasaanya. Dengan presisi dia menendang Arthur, membuatnya terpental beberapa meter. "Pukulan Mawar Membelah Bumi!" Elixia segera melompat, menari dengan indah di udara, melesatkan pukulan sambil menukik tajam. Cepat, membuat Arthur tidak sempat menghindar, memaksanya menyilangkan kedua tangan untuk menahan serangan tersebut. "Bayang Menyelinap!" Leona menarik tangan Arthur, namun efek pukulan Elixia yang menciptakan tiupan angin kencang membuat mereka terguling cukup jauh. "Kau... Sejak kapan ada di situ?" pekik Elixia, tidak menyadari kehadiran Leona sebelumnya. Dia berjalan mendekat, hendak menghabisi kedua orang di hadapannya. Arthur segera bangkit, "kau... Lampiaskan saja semuanya padaku!" serunya, berdiri menutupi Leona dan bersiap melindunginya. "Baik... Kau yang memintanya!" Elixia tersenyum meremehkan, mendekat dengan cepat ke arah Arthur. "Tarian Mawar Berduri!" Elixia melesatkan sejumlah pukulan kombinasi, pukulan tersebut tampak tidak mengenai tubuh Arthur. Namun, tiba-tiba dirinya tersungkur, memuntahkan darah segar yang membasahi lantai atap sekolah. "Kuakui nyalimu, anak baru!" seru Elixia, senyumnya menusuk bagaikan duri mawar. Dia kemudian menurunkan sedikit kepalanya, sejajar dengan wajah Arthur yang kini terduduk dengan lutut bertumpu di lantai. Elixia mendekatkan bibirnya ke dekat bibir Arthur, "Ciuman Pencabut Sukma!" ia berbisik. Arthur terkesiap, jantungnya berdegup liar, ciuman yang dijanjikan sang nenek datang dengan cepat dari seorang wanita cantik sekaligus mematikan. Namun, bukannya kenikmatan, Arthur merasa kesulitan bernafas seperti paru-parunya tertusuk duri mawar.
Fantasi
10786 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pengumuman Cintaku Membuat Mantan Suamiku Tak Lagi Lumpuh

Pengumuman Cintaku Membuat Mantan Suamiku Tak Lagi Lumpuh

Demi membalas budi, Keisha meninggalkan cinta pertamanya dan menikahi Samuel yang "lumpuh". Selama lima tahun pernikahan, Samuel adalah suaminya, kakak kedua dari masa kecilnya, dan satu-satunya tambatan hidupnya di dunia. Keisha adalah istri yang lembut dan pengertian, juga bagaikan bayangan setia yang selalu berada di belakang kursi roda Samuel. Samuel yakin bahwa tidak peduli betapa pun dia memihak mantan tunangannya yang pulang dengan membawa putranya, Keisha tidak akan meninggalkannya. Namun, Samuel tidak tahu bahwa yang tersisa dalam hati Keisha hanyalah rasa terima kasih. Pada hari kebenaran terungkap, Keisha dengan tegas melempar surat perjanjian cerai ke hadapan Samuel. Namun, Samuel malah panik. Dia langsung berlinang air mata dan tidak bersedia melepaskan Keisha, bagaikan orang gila. Keisha menatap Samuel yang berdiri tegak. Hatinya terasa dingin. Samuel telah berbohong padanya selama lima tahun, juga menyebabkannya kehilangan cinta sejatinya. Dia tidak mungkin memaafkan Samuel. Pria yang dulunya begitu angkuh berlutut dengan satu lutut dan berkata dengan mata berkaca-kaca, "Keisha, aku cuma punya kamu." Keisha terlihat acuh tak acuh dan sama sekali tidak menunjukkan belas kasihan. Dia berdiri di samping cinta sejatinya dan menjawab dengan tatapan tegas, "Tapi, aku bukan cuma punya kamu, Kak Sam." Pria itu adalah seorang konglomerat misterius yang ingin didekati para kaum elite, juga cinta pertama dan orang yang keberadaannya bagaikan cahaya di masa muda Keisha. Pemuda blasteran Aurevia yang terlihat berkelas itu tetap diam. Dia hanya menyematkan cincin berlian yang sangat mahal di jari Keisha. Dia telah menunggu lima tahun lamanya untuk hari ini. Keisha seharusnya memiliki hari ini dari lima tahun yang lalu.
Romansa
208 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Queen devil

Queen devil

Dunia kegelapan mengenalnya sebagai Ratu Iblis yang tak terkalahkan, pemimpin yang memerintah dengan tangan besi dan kekuatan tak terbantahkan. Namun, sebelum menjadi sosok yang ditakuti, Zhefora hanyalah seorang gadis kecil yang dikutuk oleh takdir. Ia lahir sebagai putri dari penguasa kerajaan iblis, tetapi sejak kecil ia dijauhi karena cakra iblis yang mengalir dalam tubuhnya—sesuatu yang bahkan kaum iblis sendiri takuti. Dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang disanjung dan dihormati, Zhefora tumbuh dalam bayang-bayang ketakutan dan kebencian. Jika ia terluka, orang-orang menghindar. Jika ia tersenyum, mereka menatapnya dengan ngeri. Jika ia menangis, dunia seolah menertawakan kelemahannya. Maka, ia berhenti tersenyum. Berhenti menangis. Berhenti berharap. Di usianya yang ke-16, ibunya meninggal secara tragis, dan ayahnya menghilang dalam perang yang tak pernah dimenangkannya. Takhta kerajaan jatuh ke tangannya—bukan karena ia menginginkannya, tetapi karena tidak ada pilihan lain. Zhefora, yang dulu hanya seorang gadis kesepian, kini berdiri sebagai Ratu Iblis yang ditakuti. Ia menguasai kerajaan dengan kebijaksanaan dan kekuatan, tetapi hatinya tetap kosong. Hanya Erem, tangan kanan dan penasihatnya, yang setia berada di sisinya. Namun, kekuasaan selalu membawa ancaman. Dalam sebuah ekspedisi untuk memperluas wilayahnya, pasukan kerajaan iblis terjebak dalam serangan brutal dari musuh yang tak terduga. Zhefora yang selama ini tak pernah goyah, untuk pertama kalinya menghadapi kemungkinan kekalahan. Di saat itulah ia melihatnya—Aroo. Seorang pria muda dengan kekuatan yang bahkan tak bisa ia duga. Ia bukan iblis, bukan manusia, bukan makhluk yang bisa Zhefora definisikan dengan mudah. Dengan satu gerakan, Aroo membalikkan keadaan. Pasukan musuh yang nyaris menghancurkan mereka, kini bertekuk lutut. Zhefora memandangnya dengan mata tajam. Siapa dia? Mengapa ia membantunya? Dan yang lebih penting... mengapa kehadirannya membuat hati Zhefora yang beku mulai retak? Seiring waktu, hubungan mereka berkembang—dari sekadar ratu dan panglima, menjadi sesuatu yang lebih berbahaya. Zhefora yang selama ini hanya mengenal kesepian, mulai merasakan sesuatu yang lebih dalam.
Fantasi
556 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status